Confession From The Heart

20131106-222300.jpg

Confession From The Heart || Written by Vi || Starring F(x) Sulli | EXO-K Chanyeol || Rated for Teen || Fluff, Romance || Disclaimer: I just borrow the cast || Note: inspired by anime , manga, other ff, japanese drama, and my imagination. Sorry for bad fanfic and story. The poster is just a random picture that I got from tumblr. Sorry for casts’ name typo.

*****

“Lebih baik kau nyatakan perasaanmu saja, Sulli-ya.” Suara nyaring itu terdengar di telinga gadis yang bernama Sulli itu. Rupanya suara itu adalah suara
Luna Park yang merupakan sahabatnya.

“Jangan hanya menatapi fotonya saja, kejar dia !” usul Luna yang sukses membuat wajah Sulli memerah malu. Ia tak menyangka Luna akan mengatakan kata-kata itu dengan lantang, nyaris saja rahasianya terbocorkan andai saja Luna menyebutkan siapa ‘dia’ yang dimaksud itu.

“Tidak mau. Aku tak memiliki keberanian,” tolak Sulli terhadap ide Luna.

Luna menghela nafas pelan dengan penuh rasa kecewa. Padahal kan niatannya adalah membantu ‘love-life’ sahabatnya yang tak pernah memiliki kemajuan ini. Ia ingin sahabatnya maju dan menyatakan perasaannya pada si ‘dia’ yang berwajah imut dan tampan serta memiliki kemampuan dance, menyanyi, sekaligus bermain sepak bola yang baik itu.

“Ayolah, aku hanya ingin membantu love-lifemu,” bujuk Luna. Sulli tak tahan mendengar bujukan Luna yang makin membuatnya ingin menyatakan perasaannya pada si ‘dia’.

“Chanyeol tak akan menerimaku !” kata Sulli kesal. Ia memang tak percaya diri bahwa gadis yang tak populer sepertinya akan diterima oleh si lelaki  imut tersebut.

“Chanyeol pasti memilih Krystal Jung atau Amber Liu yang populer dan keren itu , Luna. Aku hanya tak mau menimbulkan luka di hatiku,” lanjut Sulli. Jujur saja, hati Sulli sakit mengingat banyaknya saingannya untuk cinta Chanyeol, tapi bagaimanapun juga hubungannya dengan Chanyeol adalah hubungan yang tak ada kemajuannya sedikitpun, hanya dirinya yang terus memperhatikan Chanyeol –tampaknya–.

“Cobalah dulu sebelum menyerah !”

Luna mengepalkan kedua tangannya dan memandang Sulli intens. Ia tak mau sahabatnya terus berdiam diri tanpa melakukan sedikitpun gerakan untuk meraih cinta Chanyeol, ia ingin hubungan Chanyeol-Sulli berkembang, setidaknya mereka bisa menjadi teman begitu.

“Sudahlah,” kata Sulli lemah sambil mendorong Luna lemah. Luna tetap pada pendiriannya, iapun berusaha mencari Chanyeol dengan kedua matanya, ia menemukan sosok lelaki itu di lapangan. Luna pun menarik Sulli sekuat tenaga sehingga Sulli tak bisa menolak, Sulli dibawa kearah Chanyeol yang kebetulan baru selesai berlatih untuk game sepak bola minggu depan.

“Kyaa !” jerit Sulli saat ia didorong ke depan Chanyeol. Rasa malu dan tidak percaya diri bercampur menjadi satu di hati Sulli.

“Sulli-ssi ?” tanya Chanyeol yang sukses mengagetkan Sulli. Sulli mendongakkan kepalanya yang tadi menunduk malu untuk melihat Chanyeol, ia tak menyangka Chanyeol masih mengingat namanya, padahal sudah 2 tahun berlalu semenjak mereka benar-benar berinteraksi dulu.

“C-Chanyeol, i-itu ada yang mau kukatakan,” kata Sulli malu-malu sambil memainkan jarinya. Chanyeol memandang Sulli dengan tatapan yang seolah menyiratkan ‘aku siap mendengar perkataanmu’.

“Aku, aku.. Aku sangat mencintaimu. Aku sudah mencintaimu sejak 2 tahun yang lalu. Aku tahu bahwa ini aneh tapi aku sungguh-sungguh jatuh cinta padamu,” ungkap Sulli. Ia ingin mengucapkan kata-kata romantis untuk pernyataan perasaannya namun ia tak memiliki waktu untuk berpikir, maka itu ia merasa bahwa dengan kata-kata yang berasal dari hatinya sudah cukup untuk Chanyeol.

Chanyeol dan Sulli terdiam. Sesaat kemudian, Chanyeol tertawa dan mengusap rambut Sulli.

“Jangan malu begitu, aku suka kok gadis seperti Sulli, aku tahu Sulli selalu memperhatikanku karena aku juga memperhatikan Sulli. Aku juga mencintai Sulli,” jawab Chanyeol. Sulli sangat terkejut, bagaimana tidak ? Chanyeol juga suka padanya ?

“Sungguh ?” tanya Sulli. Chanyeol menganggukkan kepalanya dan tersenyum.

“Aku senang sekali karena akhirnya Sulli menyatakan perasaannya padaku, aku ingin mengungkapkan perasaanku pada Sulli tapi aku malu dan tak berani. Aku juga senang mendengar pernyataan Sulli yang berasal dari hati Sulli, rasanya benar-benar sederhana namun memiliki perasaan cinta di pernyataan itu,” kata Chanyeol ceria. Sulli tersenyum malu dan memeluk Chanyeol.

“Jadi kita bisa berpacaran sekarang ?” tanya Sulli.

“Hmm, begitulah. Kita sudah tahu perasaan masing-masing kan ?” kata Chanyeol sambil mengedipkan sebelah matanya. Sulli mengangguk, kini keduanya memiliki ekspresi bahagia di wajah mereka karena berhasil mendapatkan orang yang dicintainya.

END

Mian gaje, drabble singkat , pls komen ya !

4 thoughts on “Confession From The Heart

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s