The Sweetest Girl

thesweet

The Sweetest Girl

Written by Vi

Starring F(x) Luna | EXO-K D.O

Rated for Teen

Fluff | Romance

.

.

Disclaimer: I just borrow the cast

Note: inspired by other ff , manga , anime, japanese drama, and my imagination. All are D.O POV

Sorry for bad fanfic and story

*****

Gadis berambut hitam itu berjalan dengan santainya memasuki bioskop. Salah satu tangannya membawa 2 lembar tiket, tiba-tiba ia berhenti berjalan karena ponselnya berbunyi. Aku Do Kyungsoo, selama ini Park Luna adalah gadis yang paling sering kuperhatikan gerak-geriknya karena ia adalah adik kelasku, kami hanya berbeda 1 tahun namun entah mengapa sepertinya aku terperangkap di dalam pesona seorang gadis yang lebih muda dariku sehingga aku mau terus memperhatikannya.

“Eh ? Kau tak bisa datang Chanyeollie ?” Suara nyaring Luna dapat terdengar di telingaku. Mungkin aku terlihat seperti stalker dari gadis itu, tapi jujur aku tak bermaksud menganggunya terus-menerus, aku hanya ingin mengenalnya karena sesuai yang telah kukatakan .. Aku terperangkap dalam pesonanya dan bisa diartikan bahwa aku tengah jatuh cinta padanya. Meski jatuh cinta tapi aku selalu bertindak sebagai secret admirer nya dan diam-diam menjaganya dari belakang.

“Oh begitukan ? Kau ada kencan dengan Sulli ya ? Maaf menganggumu, aku akan pergi sendiri untuk sekarang, sekali lagi aku minta maaf telah menganggumu, sepupuku,” kata Luna pelan lalu mengakhiri telponnya dengan seseorang yang dipanggilnya dengan ‘Chanyeollie’ itu.

“Hmm, apakah ia tak jadi menonton bersama seseorang ?” gumamku sambil menatap wajahnya kemudian pandanganku beralih pada kedua tiket miliknya.

“Huff, Chanyeollie memang selalu sibuk berkencan dengan kekasih barunya dan melupakanku, apa salah aku mengajak sepupuku jalan-jalan pada hari libur ini ? Padahal kan Chanyeollie dan aku sudah merencanakan acara ini dari awal bahkan aku sudah berusaha keras mendapatkan tiket ini,” kata Luna –si gadis yang diam-diam kucintai– itu sambil mencibirkan bibirnya. Matanya tampak berair, awalnya kupikir ini adalah sikap kekanakannya karena ia mengerucutkan bibirnya namun setelah melihat bibirnya tak lagi mengkerucut dan air matanya malah mengalir deras aku semakin yakin bahwa ia sungguh-sungguh kecewa karena seseorang yang ia panggil ‘Chanyeollie’ itu membatalkan janjinya untuk jalan-jalan bersamanya di hari libur.

Tanpa kusadari kini aku tengah berdiri di depannya sambil menyodorkan selembar tissue , ia berhenti terisak dan menatapi tissue yang kusodorkan dan wajahku secara bergantian. Perlahan senyuman manis mulai terbentuk di bibirnya, “Kyungsoo-senpai ? Mengapa kau ada disini ?” tanyanya pelan sambil mengambil tissue dari tanganku dan mengelap air matanya.

“Eh .. I-itu ..” Aku bingung apa aku harus jujur atau tidak namun kalau dipikir-pikir ini adalah kesempatanku untuk mengungkapkan perasaanku dengan jujur padanya. Kesempatan bagus tidak boleh disia-siakan secara percuma.

“A-aku mengikutimu,” kataku pelan dengan semburat merah yang menghiasi wajahku. Dapat kulihat bahwa matanya menatapiku intens, aku menolehkan kepalaku ke arah lainnya untuk menghindari tatapannya. Tatapannya yang polos itu menambah kesan manis diwajahnya dan aku merasa bahwa kini aku benar-benar gugup.

“Untuk apa senpai mengikutiku ?” tanya Luna heran namun ekspresi polosnya masih tetap terpasang diwajahnya. Aku menggaruk kepalaku kebingungan karena tak tahu harus menjelaskan darimana, diam-diam di dalam hatiku aku tengah merangkai kata-kata yang akan kuucapkan pada Luna selanjutnya.

“Aku mengikutimu karena .. Aku .. Aku–” Aku merasa semakin sulit untuk mengungkapkannya karena tatapan manisnya, ia memang gadis termanis yang pernah kulihat, selain itu berdasarkan dengan apa yang kuketahui mengenai Luna selama ini, sikapnya juga sangat manis.

“Aku secret admirer mu,” kataku lirih sambil menunduk malu. Akhirnya aku berhasil mengungkapkannya, Luna yang awalnya berekspresi polos pun sekarang malah menundukkan wajahnya , meski wajahnya sulit untuk dilihat tetapi dapat kupastikan bahwa wajahnya kini juga sedang memerah menahan malu.

“Ah .. I-ini pertama kalinya ada yang mengungkapkan perasaannya padaku,” kata Luna. Gadis semanis ini tak pernah merasakan yang namanya ‘pengungkapan perasaan’ ?

“Bagaimana bisa itu terjadi ? Kau kan sangat manis,” kataku, Luna tertawa dan menggeleng. “Tidak, aku ini orangnya pemalu, banyak lelaki yang tidak begitu peduli padaku karena aku pendiam dan pemalu maka itu aku terkejut saat ada yang menganggap sikap pemaluku ini manis. Dan juga .. Arigatou sudah mau menyukaiku,” jelas Luna. Aku mengangguk mengerti dan tersenyum manis.

“Ah , sebagai ucapan terima kasihku bagaimana kalau kita menonton film ini bersama-sama ? Sebagai ganti karena aku belum bisa menjawab perasaan senpai sekarang,” kata Luna sambil menunjukkan 2 tiketnya. Akupun mengangguk, rasanya bahagia sekali bisa menonton film bersama dengan orang yang kucintai secara diam-diam sejak dulu. Sekali mengungkapkan perasaan, aku langsung bisa merasakan kencan yang kupikir tak ia anggap sebagai kencan ini untuk pertama kalinya.

“Ayo ! Filmnya sebentar lagi akan dimulai !” seru Luna ceria sambil menarik tanganku pelan. Aku mengangguk, senyumannya sangat manis dan imut, ia benar-benar gadis termanis yang pernah kulihat.

END

Mian gaje, ficlet selingan ._. pls komen ya !

3 thoughts on “The Sweetest Girl

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s