(Twoshoot) Keep Smile Without Me Please……

(Twoshoot) Keep Smile Without Me Please……

 

 

Title                      : Keep Smile Without Me Please……

Author                  : Hoky

Main Cast            :        -Choi Sulli

-Oh Sehun

-Lee Taemin

Other cast            :-Xi Luhan

                              -Park Jiyeon     

Genre                   : Romance, sad

Length                  : Twoshoot

Rated                    : PG-15

Summary            : Ketika kamu sedih karenanya… bisakah sejenak kamu melupakannya? Dan tersenyumlah karena aku.

Pengenalan tokoh :

Sulli & Krystal kelas XI

Sehun,Luhan,Jiyeon kelas XII

Taemin 2 tahun lebih tua dari Sehun (Kuliahan, dan kini telah bekerja di sebuah rumah sakit terkemuka di Korea).

Happy reading ^^

NB : All Author POV

_di taman dekat namsan tower_

“Oppa… hiks,hiks,hiks. Wae? Wae oppa berubah menjadi dingin begini padaku? Apa salahku oppa?” kata sang Yeoja

“Kau tidak salah apa-apa Sulli-ah. Hanya saja kamu belum tahu aku yang sebenarnya, inilah sikapku yang sebenarnya”  balas sang namja

“Lalu sikapmu yang selama ini kau tunjukan di depanku hanya kamuflase belaka oppa? Ck! Menyedihkan oppa” kata sang Yeoja

“ya begitulah Sulli-ah, aku memintamu untuk jadi yeojachinguku hanya untuk memenangkan teruhanku dengan Luhan hyung” balas sang namja

“Kau kira aku ini mainan oppa? Yang seenaknya kau permainkan, kau jadikan aku taruhan. Kamu tahu oppa, disaat aku telah mencintaimu dengan tulus! Kau malah mengecewakanku oppa! Aku menyesal mengatakanmu lebih baik dari pada Taemin oppa. Ternyata kau jauh lebih busuk darinya!” 

“Terserah apa yang mau kau katakan Choi Jinri” balas sang namja

“Kau jahat oppa, kau tega padaku!. Baik mulai sekarang kita putus!” kata sang yeoja sedikit membentak

“ya memang ini yang aku harapkan” balas sang namja

“kau akan menyesal telah melakukan ini padaku oppa” kata sang yeoja

Sang namja hanya tersenyum tipis dan terkesan pahit, sang namja pun pergi meninggalkan sang yeoja tanpa mengucapkan sepatah katapun sebagai kata perpisahan.

“Mianhae Sulli, tidak ada pilihanku selain mengakhiri hubungan ini. Aku tahu setelah ini kamu pasti akan membenciku, ya lebih baik begitu… dari pada nantinya aku melihatmu menangis karena tahu apa yang aku alami saat ini. Aku ingin melihatmu bahagia Choi Sulli, meski bukan dengan bersamaku” kata sang namja ditengah perjalanan ia meninggalkan sang mantan yeojachingu.

( tanpa di dengar oleh Sulli)

Dengan berakhirnya hubungan Choi Sulli dan Oh Sehun, yang terkesan sangat aneh dan menyisakan tanda Tanya besar bagi Choi Sulli.

“Kau jahat oppa! Aku benci padamu!” kata Sulli sambil terisak

“Apa begini akhir dari kisah yang kita bangun selama dua tahun ini oppa??? Kau egois oppa! Kau mempermainkan perasaanku selama dua tahun. Padahal aku sangat mencintaimu oppa” tangis Sulli pun mulai meledak

___________________________________________

 

 

_skip_*keesokan harinya*

“Choi Sulli !!!!! cepat bangun !! ini sudah pagi, awas kamu terlambat sekolah!!” teriak sang eomma Sulli yang tak lain adalah Tiffany

“Aku hari ini gak sekolah eomma, aku tak enak badan” balas Sulli tanpa mau beranjak dari kasurnya

“yak!! Choi Sulli!, bukankah hari ini kau bilang ada ulangan matematika dari Victoria seongsaenim?” Tanya sang eomma

“Huwaaaaaa…. Eomma.. aku lupa hari ini ada ulangan” kata Sulli sambil bangun dari kasurnya, langsung mengambil handuk dan langsung nyosor keluar dari kamarnya

Sang eomma pun hanya berdecak “ ckck dasar bocah”

“eomma mian, aku lupa hari ini ada ulangan, gomawo sudah bangunin aku eomma” kata Sulli

“ia cheonma nak, sana mandi dulu. Sudah mau siang” balas Tiffany

“baik umma” balas Sulli

_Skip_*sampai disekolah*

“huh,huh,huh,, aku lelah lari daritadi, untung  tidak terlambat” kata Sulli  memegangi perutnya yang sakit karena lari.

“Huwe, Choi Sulli” kata Krystal

“Eitss, !! Krystal, kamu buat aku kaget” balas Sulli

“Hehe, mian. Udah siap ulangan Matematika?” Tanya Krystal

“Enggak. Aku gak siap, aku lupa hari ini ada janji ulangan. Kemarin aku nangis semalaman karena putus dengan Sehun oppa” balas Sulli

“Mwo??? Putus?  Kenapa bisa?” kata Krystal

“selama ini dia hanya menjadikanku taruhannya dengan Luhan oppa” balas Sulli

“aku tak yakin ia namja macam itu, dia keliatan sangat tulus menyukaimu Sul” kata Krystal

“kalo ia memang tulus menyukaiku kenapa ia bersikap dingin, dan menjadikanku bahan taruhannya seperti ini” kata Sulli dengan nada meninggi

“Entahlah.. aku tak yakin. Aku yakin dia menyimpan rahasia besar” kata Krystal

“Krystal, kenapa kamu seperti sangat mengenalnya” balas Sulli

“hanya perkiraanku saja kok Sul” elak Krystal

“Udah ah, masuk kelas yuk bentar lagi bel” ajak Krystal sambil menggandeng tangan Sulli

Jelas aku mengenalnya Sulli, karena dia adalah kakak sepupuku. Dia melakukan ini karena tak mau membuatmu menangis karenanya

_kata Krystal dalam hati_

Tanpa diketahui Krystal maupun Sulli, sedaritadi Sehun tengah menguping percakapan mereka

“Ne Krystal, sembunyikan itu dengan sebaik mungkin, Aku tak mau membuatnya bersedih jika ia tahu keadaanku yang sebenarnya” kata Sehun

 

_@halte depan sekolah_

Sulli tengah sendirian duduk di halte bis sambil menunggu bis, Krystal sudah pulang duluan bersama namjachingunya Suho.

“Hei Sulli, lama tak bertemu” sapa seseorang

“Ta…ta..taemin op..pa” kata Sulli terbata-bata saking shocknya melihat Taemin yang tiba-tiba mendekatinya

“kamu masih membenciku Sul?” Tanya Taemin

“tentu saja! Siapa yang tidak benci pada namjachingu yang meninggalkan yeojachingunya untuk meneruskan kuliah di luar negeri tanpa pamit!” balas Sulli dingin

“mianhae Sul, waktu itu aku tidak sempat mengatakannya padamu secara langsung, Bukankah aku sudah mengirimkan sms padamu” kata Taemin

“SMS tidak cukup oppa” balas Sulli

“Bahkan tidak ada kata putus diantara kita kan Sul, berarti sampai sekarang aku masih menjadi namjachingumu kan?” Tanya Taemin

“mian oppa, sejak kau pergi meninggalkanku tanpa mengucapkan salam perpisahan secara langsung, aku telah menganggap hubungan kita berakhir sampai disana oppa” balas Sulli

“Tapi kamu tidak pernah mengucapkan kata “putus” padaku Sul. Dari pancaran matamu aku bisa melihat kalau kau merindukanku Sul.  Dua tahun aku di Jepang melanjutkan Study itu demi aku meraih cita-citaku menjadi seorang Dokter Sul, itu aku lakukan demi membahagiakanmu dan orang tuaku” kata Taemin sambil memegang kedua bahu Sulli dan  menatap lekat mata indah milik Sulli

“Oppa…” lirih Sulli

Tanpa berkata, Taemin pun lagsung menarik  Sulli kedalam pelukannya

“Uljima Sulli-ah, aku tahu kamu sangat merindukanku. Aku juga sangat merindukanmu” balas Taemin

 

Ditengah Suasana haru yang menyelimuti Sulli dan Taemin, tanpa disadari Sehun yang sedari tadi menunggui Sulli untuk mendapatkan Bis mendengar semua percakapan Sulli dan  Taemin.

“Ya, akhirnya dia menemukan lagi orang yang dia cintai, kini sudah saatnya aku berhenti menghawatirkannya. Karena sudah ada orang yang akan menjaganya” lirih Sehun yang tak terasa meneteskan air matanya, dan beranjak pergi menjauh dari halte itu.

 

 

_Keesokan harinya di Sekolah_

Sulli tak sengaja berpapasan dengan Sehun yang tengah bercanda ria dengan Jiyeon.

“Anyeong sunbae” sapa Sulli

“nado anyeong Sulli-ah” balas Jiyeon

Sehun hanya diam

“Sehun oppa, kenapa kamu hanya diam? Bukankah tadi kamu bisa tertawa ria?” Tanya Sulli sedikit  menyindir

Sehun masih diam, dan berniat akan pergi dari tempatnya tadi

 *ia tak sanggup untuk menatap mata Sulli*

 

Namun belum sempat ia pergi, sebuah tangan yang sangat ia kenal memengang pergelangan tangan miliknya.

“Sehun oppa, kenalkan dia namjachinguku” kata Sulli sambil menyuruh Taemin untuk mendekatkan diri pada Sehun dan Jiyeon

“Anyeonghaseo, kenalkan aku Lee Taemin namjachingunya Sulli. Senang bertemu dengan kalian” sapa Taemin ramah

“nado Anyeonghaseyo” balas Jiyeon

“Uhm, ya …… Kenalkan juga ini Jiyeon yeojachinguku” akhirnya Sehun pun bersuara

“Mwo? Kau bercan-” belum sempat Jiyeon melanjutkan kata-katanya Sehun sudah terlebih dahulu memotong perkataan Jiyeon dengan mencium bibir Jiyeon.

Sakit!

1 kata yang bisa menggambarkan apa yang hati Sulli rasakan kala itu, ingin sekali ia marah, menangis dan memaki Sehun. Namun apalah daya Sulli, ia dan Sehun sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi.

“Oppa aku masuk dulu ya, aku ada ulangan hari ini. Oppa bisa pulang” kata Sulli terlihat gugup dan kikuk

“Baik chagiya, oppa pulang dulu ya. Anyeong, nanti oppa jemput jam 2 ne?” balas Taemin

“ne” balas Sulli singkat

Taemin pun kembali ke mobilnya dan langsung pulang .

Sulli pun berlari sambil terisak menuju kelasnya, saat sampai di depan pintu kelas ia tak sengaja menabrak Luhan yang tengah berjalan di depan kelas Sulli.

“Mian sunbae, aku tidak sengaja” kata Sulli sambil membungkuk 90 derajat

“Aww,,kamu ini gak punya mat-” ucapan Luhan pun terpotong saat ia  melihat wajah orang yang menabraknya

“Kau… Sulli kan?” Tanya Luhan

“Ne sunbae, mianhae aku sungguh-sungguh tidak sengaja” kata Sulli

“Ne, gwenchana” balas Luhan sambil tersenyum tulus dan membantu Sulli untuk berdiri

Pantas saja Sehun sangat mencintainya, dia begitu mempesona ( kata luhan dalam hati)

“Gomawo sunbae” balas Sulli sambil membungkuk lagi

“Tunggu sebentar, kenapa kamu menangis?” Tanya Luhan saat melihat air mata yang menggenang dimata Sulli

“Uhm, tidak penting sunbae. Maaf merepotkan” balas Sulli sambil menghapus genangan air mata di pelupuk mata indahnya.

“kau tak usah bohong Sulli-ssi, aku tahu pasti ini ada hubungannya dengan Sehun kan?” tebak Luhan

“Aniyo sunbae, lagi pula kami telah putus dua hari yang lalu” elak Sulli

“Ne, aku tahu kalian putus dua hri yang lalu. Sehun telah bercerita padaku, namun perlu kamu ketahui Sulli. Dia tidak seburuk yang kau pikirkan saat ini” jelas Luhan

“Sudahlah sunbae, aku tdak peduli padanya lagi” jawab Sulli

“Kau tidak pandai berbohong Sulli, jelas-jelas matamu mengatakan kalau kau  tidak mau berpisah dengan Sehun” balas Luhan

“Tidak, aku  pasti bisa berpisah dan melupakannya. Lagi pula aku sudah punya namjachingu” kata Sulli

“Uhm. Baik Sulli semoga bahagia dengan namjachingumu yang sekarang” ucap Luhan santai sembari meninggalkan Sulli

Apa-apaan dia? Kenapa dia bersikap seperti itu? Dan kenapa dia tahu tentang hubunganku dan Sehun? Ada hubungan apa dia dengan Sehun? Oh Tuhan, kenapa begitu sulit untuk membenci seorang Oh Sehun (kata Sulli dalam hati).

Sulli pun segera masuk kelas, dan menuju bangkunya disebelah bangku Krystal.

“Anyeong Sul” sapa Krystal

“nado anyeong Krys” balas Sulli lesu

“Kok lesu gitu Sul, matamu kok sembab? Abis nangis ya? Pasti gara-gara Sehun oppa lagi” Kata Krystal

“ya,ya,ya” balas Sulli lesu

“Kamu bilang udah balikan lagi sama Taemin oppa, kok masih aja masalahmu tentang Sehun oppa?” Tanya Krystal

“Krys, salah gak ya… entah kenapa Ngeliat Sehun oppa nyium Jiyeon unnie aku ngerasa cemburu. Sakit hatiku Krys, lebih sakit daripada saat Taemin oppa meninggalkanku ke jepang tanpa kabar” kata Sulli

“Kamu tahu apa artinya itu? ,,,, itu artinya kamu masih mencintainya. Dan kamu lebih mencintai Sehun oppa daripada Taemin oppa” jelas Krystal

“Tidak mungkin! Dulu sebelum aku berpacaran dengan Sehun selama  dua tahun, aku telah berpacaran dengan Taemin oppa selama tiga tahun” jawab Sulli

“Mungkin seorang Oh sehun punya sesuatu tersendiri yang membuat kamu lebih mencintainya” kata Krystal

Jlebbb,, mendengar kata-kata Krystal. Tak terasa air mata Sulli mulai menetes.

“Yaaa….. benar.. benar… aku masih mencintainya Krys.. aku tidak bisa melepaskan Oh Sehun” kata Sulli ditengah isakannya

“Sudah kuduga, tenanglah” kata Krystal sambil memeluk sahabatnya

_disisi lain( taman sekolah)_

Sehun tengah melamun memikirkan hal-hal yang membebani pikirannya. Tiba-tiba ada seseorang yang menghampirinya.

“Sampai kapan kau akan menyembunyikan penyakitmu darinya? Sampai kapan kau akan berpura-pura berpacaran dengan Jiyeon hah? Dan sampai kapan kamu akan membuatnya makin membecimu! Katakan padaku Oh Sehun! Sampai kapan kau akan mengorbankan perasaanmu seperti ini???” bentak Luhan pada Sehun

( Luhan telah menjadi kakak bagi Sehun)

“Sampai aku tidak mempunyai harapan untuk hidup lagi, sampai saat itulah aku akan berhenti untuk membuat Sulli membenciku” balas Sehun dengan tersenyum pahit

“kau gila Oh Sehun , kau bodoh! Kau menyakiti perasaanmu sendiri. Aku mengerti, kau tidak ingin membuat Sulli sedih jika dia tahu penyakitmu. Tapi bukan begini caranya, ini hanya akan membuatmu semakin sakit. Dan Sulli pun akan makin membencimu! Apa itu yang kau inginkan?” Tanya Luhan dengan nada tinggi

( Luhan hanya akan marah jika ia melihat orang yang dia sayangi berbuat bodoh yang menyakiti dirinya sendiri)

“Ya lebih baik begitu, daripada aku harus melihatnya meneteskan air mata karenaku” lirih Sehun

“Ckckck. Kau salah besar Oh Sehun, tadi saat tak sengaja ia menabrakku, saat aku tak sengaja melihat matanya. Kau tahu apa yang kau lihat??? Dia menangis Oh Sehun ! dia menangis karena melihatmu mencium Jiyeon” kata Luhan

“ Ck,ck,ck menyedihkan. Caramu berbohong tidak bagus Xi Luhan. Mana mungkin ia menangis hanya karena melihatku mencium  Jiyeon? Bahkan kini dia sudah menemukan kembali mantan namjachingunya yang lama hilang. Dan kurasa mereka telah balikan lagi” jawab Sehun

“Masih ada harapan untuk kau sembuh dari penyaktmu itu Sehun. Aku yakin, kau akan sembuh dan kembali menjadi namjachingunya Sulli ” kata Luhan sambil memegang kedua bahu Sehun dan menatap Sehun lekat

“haha, kau lucu hyung. Aku Oh Sehun sebentar lagi akan mati! Aku mengidap Leukimia stadium akhir!! Umurku tidak panjang lagi hyung! Bisakah kau pahami itu?” bentak Sehun

Tiba-tiba ada dua orang Yeoja yang menghampiri Sehun dan Luhan

“Sandiwaramu hebat Oh Sehun” kata Sulli sambil menepuk tangan bermaksud menyindir Sehun

“Cho..cho.choi Su..lli, apa kau mendengar semua apa yang tadi kami bicarakan?” kata Sehun kaget

“ Ya !! bahkan dari awal OH SEHUN” balas Sulli sedikit membentak

“Sudah kubilang oppa, kau tidak pandai ber’akting” kata Krystal

“Krystal ayo kita pergi, biarkan mereka menyelesaikan urusan mereka sendiri” ajak Luhan

‘Ne oppa” balas Krystal

Krystal dan Luhan pun pergi dari taman sekolah.

 

“Oppa…” lirih Sulli sambil mendekati Sehun

“Stop…Aku mohon jangan pernah menangis karena aku Sulli” kata Sehun

“Bagaiman bisa aku tidak menangis??? Mengetahui kenyataan pahit seperti ini. Oppa kau terlalu egois, kau egois oppa! Kenapa kau mau menanggung sakit itu seorang diri! Kenapa oppa” teriak Sulli

“Karena aku tak ingin melihatmu sedih ataupun menangis hanya karena aku Sulli-ah” balas Sehun hambar

Sulli pun tak bisa lagi membendung airmatanya, ia terlalu shock menerima kenyataan ini.

“Oppa, maafkan aku.. hiks, hiks, hiks.. aku jahat” kata Sulli dengan airmata yang mulai menetes, sambil memeluk Sehun

“Uljima Sulli-ah, kau tidak salah apa-apa. Aku yang salah,,,, aku hanya tak ingin membuatmu sedih” balas Sehun sambil balas memeluk erat Sulli

“Mulai sekarang, bisakah oppa berjanji padaku? Kalau kita akan mengahadapi cobaan ini bersama?” Tanya Sulli sambil menatap Sehun dengan penuh harapan

“Ehm… lalu bagaimana dengan Taemin hyung?” Tanya Sehun

Sulli diam

“Kau tahu Sulli, kemungkinanku untuk tetap bertahan hidup hanya 10%” kata Sehun lagi

“Tak apa oppa, selama masih ada kemungkinan kita harus tetap berusaha” jawab Sulli sambil tersenyum tulus

Sulli dan Sehun pun kembali berpelukan

“Ehm,ehm,ehm” seseorang berdehem

Sulli dan Sehun pun mengalihkan pandangannya pada  sumber suara itu

Kaget.

“Ta,tae,taemin opp..ppa. Sejak kapan kamu disitu?” Tanya Sulli

“Sejak Krystal dan Luhan meninggalkan kalian berdua disini” balas Taemin sambil tersenyum tipis

“Mwo? Berarti oppa mendengar semua pembicaraan kami? Tanya Sulli

“Yup tepat sekali. Kamu gak usah shock kayak gitu Sulli-ah” balas Taemin

Sehun masih diam, tidak tahu harus ngomong apa.

“Sehun, aku akan berusaha membantumu menghadapi penyakitmu itu, aku adalah seorang dokter. Aku akan berusaha sekeras mungkin untuk membantumu” kata Taemin tulus

Sehun masih diam ( dia bingung mau jawab apa, disatu sisi dia bahagia, disatu sisi ia merasa bersalah pada Taemin).

“Ayolah oppa, Taemin oppa sudah memberi tawaran untuk mengobatimu, kamu harus menerimanya. Demi aku” rengek Sulli pada Sehun  

Sehun masih diam tanpa kata

“aku tahu apa yang sedang menjadi pertimbanganmu Oh Sehun, kau pasti merasa tidak enak padaku bukan? Karena kini aku menjadi namjachingunya Sulli kan? Kau tidak usah telalu memikirkan itu Sehun-sshi, aku tahu, aku bisa merasakan dari pancaran mata Sulli saat bersama ku dan bersama mu itu sangatlah berbeda. Aku tahu kalau Choi Sulli sangat mencintai Oh Sehun. Dan aku telah memutuskan untuk merelakan Sulli bersamamu Sehun, selama dia bahagia aku juga bahagia” jelas Taemin panjang lebar

“Taemin oppa..” lirih Sulli

“Gwenchana Sulli-ah” kata Taemin sambil tersenyum tulus

“Taemin hyung, gomawo” balas Sehun

“Ne Cheonma Sehun-sshi, aku harap kau mau berusaha dan bertahan demi Sulli” kata Taemin

“baik, aku akan berusaha” jawab Sehun

 

 

 

1 Minggu sudah lamanya Sehun menjalani rawat jalan dari Taemin, namun perlahan kondisi Sehun semakin memburuk. Dia terlihat makin kurus, pucat, tidak bersahaja lagi. Sulli sudah sangat khawatir dengan keadaan Sehun. Taemin pun sudah mengoptimalkan segala macam pengobatan untuk Sehun, baik herbal maupun non herbal, namun untuk radiasi sinar UV Sehun selalu menolaknya, Taemin dan Sulli memahami itu.

_Keesokan harinya DiSekolah_

Sulli dan Sehun tengah menikmati sejuknya hembusan udara di taman Sekolah sambil duduk di kursi taman sekolah .

“Sulli-ah…” panggil Sehun sambil menggenggam erat tangan Sulli

“Ne, waeyo chagiya?” balas Sulli

Nb: Sehun dan Sulli kembali menjad sepasang kekasih setelah menyetujui permintaan Taemin.

“Sulli-ah, seandainya besok aku tidak bisa menemanimu disekolah lagi bagaimana?” Tanya Sehun

“Ne gwenchana Sehun-ah, kamu memang harus istirahat” balas Sulli sembari tersenyum tulus

“Jika aku tidur, dan tidak bangun lagi bagaimana?” Tanya Sehun lagi

“tidak boleh chagiya, dan tidak mungkin” balas Sulli dengan senyum bahagia, namun terlihat kesedihan diantara kelopak mata indahnya

“boleh aku tidur dipankuanmu?” Tanya Sehun

“Tentu” balas Sulli

“Sulli-ah, aku tidak bisa berjanji kalau aku akan bisa menemanimu selamanya. Aku hanya bisa menemanimu sampai akhir dari kekuatanku untuk mampu bertahan melawan penyakit ini Sulli-ah” kata Sehun mulai melirih

“Sehun-ah… kamu … kamu… tidak akan pergi jauh. Kamu akan selalu disini…. Bersama  aku Sehun-ah” balas Sulli yang tak mampu menahan air matanya

“mianhae Sulli-ah , aku rasa Tuhan memiliki rencana lain untuk kita berdua. Aku yakin rencana itu pasti yang terbaik bagi kita. Orang yang kita cintai tidak harus selalu berada disisi kita Sulli-ah, yang terpenting adalah orang itu bisa berada di hati kita. Karena rasa cinta itu akan menjadi abadi Sulli-ah. Aku mohon jika besok,lusa atau kapanpun aku pergi jauh, aku harap kamu akan tetap mencintaiku karena hatiku tetap berada dihatimu Sulli-ah” kata Sehun sambil menyentuh lembut pipi Sulli

“Tapi oppa…. Aku ..aku ,, aku sangat mencintaimu oppa. Aku tak ingin kamu pergi jauh dariku oppa..” balas Sulli dengan air mata yang makin deras mengalir

“bohong kalau aku bilang aku tak ingin berada tetap disismu Sulli-ah, aku sangat ingin berada lebih lama disismu . Tapi apadaya Sulli-ah, Tuhan memberi jalan yang berbeda bagi kita. Jika aku tak mampu bertahan lagi, maukah kamu berjanji padaku?” Tanya Sehun

“Hiks,hiks,hiks.. Berjanji untuk apa oppa?”

“Jika aku pergi, kau harus menjadikan Taemin hyung sebagai namjachingumu. Aku yakin dia sangat tulus mencintaimu”

 “Tapi oppa ak-” belum sempat Sulli melanjutkan ucapannya Sehun sudah memotong ucapan Sulli dengan mencium bibirnya lembut

“yakkk…. Oppa!!  Apakah ini memang menjadi kebiasaanmu?” kesal Sulli

“Tentu tidak, aku hanya akan melakukan itu padamu dan juga untuk memberimu keyakinan. Sama seperti pada saat aku mencium Jiyeon” jawab Sehun sambil tersenyum kikuk

“Cih, dasar gombal” balas Sulli

“Arghhh…” rintih Sehun sambil memegangi kepalanya

“oppa… kamu kenapa?” Tanya Sulli dengan wajah yang mulai panik

“kepalaku sakit lagi Sulli-ah, mungkin sebentar lagi tiba waktunya ” jawab Sehun dengan Senyum yang masih menghiasi wajah tampannya

“Andwee oppaaaa.. bertahanlah, aku akan menelepon Taemin oppa” jawab Sulli sambil langsung menelepon Taemin

Anyeonghaseo Taemin oppa, Sehun bla blab bla….

 

Oh Sehun aku mohon bertahanlah

 

 

 

@Hospital

Setelah Sehun dibawa kerumah sakit oleh Taemin dan Sulli, Sehun langsung tak sadarkan diri.

“Sehunnie.. bukalah matamu aku mohon” kata Sulli terisak sambil terus menggenggam erat tangan Sehun

“Sulli-ah, kamu harus tenang, Sehun juga sedang berusaha untuk melawan penyakitnya” kata Taemin yang sedari tadi terus menatap sedih kearah Sulli

“hiks,hiks,hiks .. Sehun oppaa… jangan tinggalkan aku, aku mohon padamu.. aku sangat mencintaimu oppa” tangis Sulli pun semakin pecah

Tak tahan melihat Sulli yang makin larut dalam kesedihannya

“Yakk.. CHOI SULLI!! Aku tahu kamu sangat mencintainya!! Tapi aku mohon, kamu harus tetap tegar. Sehun tidak akan suka melihatmu menangis seperti ini. Dia pasti sedih jika tahu kau menangis karenanya Sulli-ah. Kamu masih ingat dengan perkataannya waktu itu bukan?” bentak Taemin

Sulli berangsur-angsur menghentikan tangisannya. Taemin pun langsung memeluknya era dan berkata “ aku dapat merasakan sakit di hatimu Sulli-ah” kata Taemin

*karena aku juga sakit melihatmu terus menangisinya Sulli-ah* kata Taemin dalam hati

Tanpa disadari Sulli dan Taemin yang tengah berpelukan, Sehun telah sadar dari coma nya.

“Sulli-ah, aku harap kamu bisa bahagia bersama Taemin hyung, aku yakin dia mampu menggantikan posisiku untuk menjagamu” kata Sehun dalam hati

“Huwaaa… Sehun-ah kamu sudah sadar” kata Taemin yang mulai sadar dengan keberadaan Sehun dan melepas pelukannya pada Sulli

“Kau tak usah kaget seperti itu hyung. Aku tidak marah kok” kata Sehun sambil tersenyum pada Taemin dan Sulli

“Aku sudah lelah melawan penyakit ini, aku rasa aku tidak mampu terus melawan penyakit ini Sulli-ah. Aku mohon padamu hyung, jagalah Sulli untukku” kata Sehun lagi

“Mak..maksdumu?” Tanya Taemin

“teruslah berada disisi Sulli, jaga dia demi aku. Karena waktuku tak banyak lagi” jawab Sehun dengan tersenyum lembut

Tiba-tiba pintu kamar tempat dimana Sehun dirawat terbuka, dan masuklah Luhan,Krystal & pacarnya Suho , Tuan oh dan Nyonya oh (appa dan umma Sehun)

 

“Chagiya… gwenchana? Mianhae umma dan appa baru sempat melihat keadaanmup. Kami baru datang dari Eropa” kata Umma Sehun

Sulli,Taemin,Krystal & Suho, Luhan pun membungkuk 90 derajat pada Tuan dan Nyonya oh

“Gwenchanayo umma,appa” balas Sehun dengan Senyum

“Sulli-ah, lama kami tak melihatmu. Kamu terlihat makin cantik saja” goda appa dan umm a Sehun

“haiss,,,appa dan umma ada-ada saja” balas Sulli malu-malu

“Sehun-ah, kamu harus kuat ya” kata Luhan

“ne” jawab Sehun lemah

“Sehun oppa kenalkan ini namjachinguku Suho oppa” kata Krystal

“Wow, tampan. Jaga Krystal baik-baik ya, jangan sampai dia menangis . Asal kau tahu saja dia adalah adik sepupuku yang sangat cengeng ” balas Sehun

“Mwo? Adik sepupu. Pantas Krystal tahu banyak tentang mu Sehun oppa” kata Sulli

“Jadi Sehun tak memeberi tahumu Sulli-ah?” Tanya umma Sehun

“Aku sengaja merahasiakannya padanya umma” balas sehun

Mereka semua pun tertawa bahagia

Namun dihati Sehun masih terbesit kesedihan, berat ia rasakan untuk meninggalkan Sulli

_————————————————————————-_

 

Setelah berangsur sore, Krystal&Suho, Luhan, Umma dan Appa Sehun pun pulang. Umma dan appa Sehun ada meeting dengan client nya. Tinggal Sehun,Taemin dan Sulli yang ada di ruangan itu.

“Sulli-ah aku ngantuk. Aku mau tidur dipangkuanmu” pinta Sehun

“Baik oppa” balas Sulli

“Sulli-ah, boleh aku tidur dan tak bangun lagi? Aku lelah” Tanya Sehun

Sulli diam

Taemin diam Pula

Sulli meneteskan air matanya yang tepat jatuh di atas pipi Sehun

#So Sweetttt auhort meleleh :3 *lupakan*

“Jika kamu memang begitu lelah oppa, tak apa kamu bisa tidur” jawab Sulli sambil memaksakan senyumnya agar Sehun bisa pergi dengan tenang

 

_tbc_

 

Comment please ^^

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5 thoughts on “(Twoshoot) Keep Smile Without Me Please……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s