I Love Your Tears So Much [Luna’s Side]

iloveyourtearssomuch

I Love Your Tears So Much [Luna’s Side]

Written by Vi

Starring F(x) Luna | EXO-M Luhan

Rated for Teen

Romance | Friendship | Sad | Drama

.

.

Disclaimer: I just borrow the cast

Note: Songfic about Kimi No Namida Ni Konna Ni Koi Shiteru song [Detective Conan and Magic Kaito OST], inspired by other ff,manga,anime, and japanese drama too. All of them are Luna’s POV. Maybe this Fanfiction look alike with my other fanfiction titled Summer Day, Summer Night.

Sorry for bad fanfic and story

*****

I love your tears so much

Wow this summer day summer night

I want you to laugh beside me

Musim panas telah datang .. Namun kemanakah lelaki itu pergi ? Kemanakah lelaki itu pergi tanpa kabar ?

Ia bukanlah detektif yang harus menyelesaikan kasusnya, ia juga bukan businessman yang sibuk memiliki tugas di luar negeri, ia juga bukan calon dokter yang tengah belajar di luar negeri. Ia hanyalah seorang pelukis yang baru mengawali karirnya. Tapi meski baru mengawali karirnya , ia sudah hilang entah kemana tanpa kabar sejak musim semi yang lalu.

Kapankah ia akan kembali bersamaku ? Ini sudah musim panas , ia pergi saat musim semi. Aku hanya ingin ia kembali bersamaku sekarang. Aku ingin kami berdua tertawa dengan gembira bersama-sama.

On a pier of sandy beach

The miracle I longed for finally come true

Please, stay with me , just like this

Everything for you, I’ll always think of you

Air laut mendekati kakiku dan mengenaiku, pasir pun ikut-ikutan mengotori kakiku. Tanpa kusadari ada sesosok lelaki tengah berdiri di sampingku. Luhan, lelaki itu.

“Luhan ?” kataku pelan karena kaget. Luhan menoleh kearahku dan tersenyum. Akhirnya, Luhan kembali juga, orang yang kutunggu-tunggu selama ini kembali juga ..

Aku harap ia takkan pergi meninggalkanku dengan begitu lama seperti dulu lagi, aku ingin .. Ia selalu bersamaku, tidak kemana-mana lagi. Aku tahu ini egois tapi menunggunya selama ini saja sudah cukup, aku benar-benar merindukannya. Ia membuatku terus mengkhawatirkannya dan memikirkannya.

I miss the nights with shooting stars

I can’t stop my sweet song anymore

In tearful voice, I cry “I love you”

When you like someone so much

That you can’t verbalize it

Aku rindu pada malam dengan bintang jatuh seperti saat itu aku ke festival bersama dengan Luhan. Aku rindu dengan keromantisan yang diberikan oleh sahabatku ini, atau bisa kusebut orang yang kucintai ini.

Rasanya aku ingin mengucapkan kata , “I love you..” Pada Luhan namun aku tak dapat mengucapkannya , aku merasa jantungku berdebar dengan kencang sehingga aku merasa semakin tegang untuk sekedar mengucapkannya.

Kurasa aku terlalu menyukainya, terlalu menyukai Luhan yang tengah berdiri di sampingku ini..

Tapi aku tak peduli apa aku akan mengungkapkan perasaan ini sekarang atau tidak yang penting , Luhan telah kembali bersamaku.

Wow this summer day , summer night

Everything is a treasure (baby)

Your smile give me courage

Kurasa musim panas ini, malam musim panas ini adalah harta bagiku. Luhan kembali dan tersenyum padaku. Ia membuatku semakin berani untuk mengungkapkan perasaanku. Namun bukan berarti aku akan mengungkapkan perasaanku sekarang juga, aku butuh lebih banyak keberanian daripada ini.

As I embrace this fleeting love

I’ve always been watching, watching you

Akupun mendongakkan kepalaku yang sedari tadi menunduk malu dan berlari kearah Luhan yang berdiri tak begitu jauh dariku lalu memeluknya erat. Aku rindu untuk memeluknya seperti ini, mungkin dulu, pelukan ini adalah pelukan persahabatan namun sekarang ini adalah pelukan kerinduan dariku pada seseorang yang kucintai. Aku mendongakkan kepalaku untuk menatap Luhan, Luhan tampak memerah malu, aku yang selalu memperhatikan Luhan sebelum ia pergi pun tentu tahu bahwa Luhan malu dengan perlakuanku ini.

“Luhan, akhirnya kau kembali, kau kemana saja , huh ? Kau pikir aku sanggup menunggumu lebih lama lagi ? Tolong jangan pergi lagi, aku tahu ini egois tapi .. Aku ingin kau selalu bersamaku,” kataku jujur. Tanpa kusadari air mataku mengalir. Luhan pun mengangguk dan mengusap rambutku tanpa membalas pelukanku.

“Maaf, aku .. Aku baru kembali padamu, kata kakakku , aku kecelakaan saat menyebrangi jalan dan itupun saat aku di Osaka bukan di Tokyo, kau ingatkan bahwa terakhir kali aku bertemu denganmu adalah saat aku mau berangkat ke Osaka untuk berlibur selama 3 hari saja ? Tak kusangka aku akan kecelakaan disana dan membuatmu harus menungguku kembali begitu lama,” kata Luhan sambil tersenyum sendu. Aku pun mengusap air mataku.

“Tak kusangka bahwa saat kau menangis pun kau tampak cantik,” kata Luhan setengah mengejek. Aku pun mendengus kesal dan tersenyum, yang penting sekarang aku bisa kembali melihat sosok Luhan yang ceria lagi bersamaku.

“Maukah kau berjanji untuk tidak meninggalkanku lagi ?”

“Tentu aku mau,” jawab Luhan sambil mengulurkan jari kelingkingnya dan mengaitkan jari kelingkingnya itu padaku.

END

MIan gaje, kurang feel, aku berusaha nyocokin ceritanya sama lagunya saja🙂, ini Luna’s POV , kalo Luhan’s POV mungkin aku bakal buat, tapi itupun masih mungkin, belum pasti. pls komen ya !

6 thoughts on “I Love Your Tears So Much [Luna’s Side]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s