Lucky

luna-lucky-special-lunas-birthday

||Title : Lucky ||Author : Scarlett Li ||

||Length : Oneshot||Rated : G ||Genre : Friendship, AU||

|| Main Cast : Luna, and all of f(x)’s member.|| Support Cast : Luna’s family.||

“Ya, masa kau tidak ingat hari ulangtahunmu sendiri?

∞lucky∞

Pukul tujuh pagi, KST.

Seorang gadis menggeliat lalu menguap sejenak dan merenggangkan tubuhnya. Hah, tidur malam yang cukup memang menyenangkan. Dan untungnya, pagi ini mereka bebas, kecuali siang dan malam nanti yang agak disibukkan dengan kegiatan mereka nanti.

Show. Variety show. Talk show.

Semua itu membayangi pikiran gadis itu. Sekejap kemudian gadis itu menggeleng. Mencoba memikirkan wangi roti bakar yang menyeruak ke alat pernapasannya. Ia tersenyum, pasti diantara salah satu temannya sudah bangun.

Ia berdiri lalu berjalan dengan sesekali menguap dan mengacak-acak rambutnya. Saat ia sudah keluar kamarnya, ia mengernyit bingung.

“Hm?”

Kemana yang lain? Biasanya, Sulli atau Krystal akan berada di konter dapur dan akan menyeluarkan aroma yang begitu menggoda. Oh, atau Victoria yang akan menyuruh Amber untuk membantunya menyiapkan piring untuk sarapan.

Nah, tapi sekarang, kemana semuanya?

Dan yang ada di meja makan hanya dua potong roti bakar dan beberapa macam selai kaleng praktis, dan segelas besar susu putih. Dan sebuah kertas.

Sunyoung-a! Maaf kami tidak membangunkanmu, saat melihat kau tidur, sepertinya nyenyak sekali. Jadi kami tidak berani membangunkanmu. Krystal mengajak kami membeli perlengkapan dapur sebentar, kami akan kembali. Tunggu kami dirumah! Jang jang~ !!

Luna mendengus. Lalu menghela napas dan mengambil salah satu selai dan mengoleskannya ke roti. Lalu mengambil piring roti itu bersama segelas susu dan berjalan menuju ruang tengah. Memakan sarapan pagi sambil menonton jauh lebih menyenangkan.

∞lucky∞

“Kalian habis darimana saja?” tanya Luna begitu Amber membuka pintu dan menyembul masuk, dan terus diikuti oleh yang lain.

“Kami habis dari supermarket. Persediaan makanan di dorm menipis.” jawab Victoria sambil membantu Sulli yang membawa plastik besar.

Luna berdiri dan berjalan mendekati Krystal yang tampak kepayahan menenteng plastik-plastik besar itu. “Biar kubantu.”

Krystal menatapnya lalu menggeleng. “Tidak, tidak usah. Kau bantu Amber saja menyusun barang-barangnya.”

“Mulai jam berapa kita memiliki jadwal?” tanya Amber tiba-tiba

“Sekitar jam dua.” kata Sulli.

“Berarti hanya satu jam mendapat istirahat.” kata Amber lalu menghela napas. “Hah. Lelah sekali.”

“Ayolah, semangat!” kata Krystal sambil mengepalkan tangannya ke udara, lalu diikuti Sulli dengan senyum lebar. Dan seperti efek domino, semuanya bersorak dengan suara yang sama.

Mereka memang harus semangat kali ini, karena hari ini adalah hari yang terlalu hangat dan menyenangkan jika dilewati begitu saja.

∞lucky∞

Pukul tujuh belas sore, KST.

“Hah lelahnya.”

Semua member terduduk dengan ekspresi yang rata-rata sama, kelelahan. Dan kini beberapa dari mereka ada yang bangkit dan mengambil botol minum. Menegaknya sampai habis. Perform kali ini memang benar-benar melelahkan.

“Kita juga harus kembali lagi ya nanti? Berapa menit lagi?” tanya Sulli.

“Sekitar lima belas menit lagi,” jawab Victoria.

Tiba-tiba sebuah suara nada dering handphone menyeruak diantara suara-suara riuh diluar, atau suara kelelahan member lain. Luna mengambil tasnya lalu merogohnya. Ia mengerutkan kening. Ayahnya? Ada apa ayahnya menelepon?

Sunyoungie-ya! Akhirnya kau menjawabnya!” suara ayahnya yang begitu khas. Dan di belakangnya terdapat suara-suara gemerisik yang agak riuh.

“Ya, appa. Ada apa menelepon?”

Terdengar suara ayahnya terkekeh. “Kau ini.” katanya. “Kau tidak ingat hari ini hari apa?

Luna terdiam sejenak. “Hari senin. Memangnya ada apa?”

Kini terdengar suara helaan napas yang berat dari ayahnya. “Ya, masa kau tidak ingat hari ulangtahunmu sendiri?

Nae saengil?” gumam Luna lalu menurunkan handphonenya dan menatap Sulli. “Sulli-ya, hari ini tanggal berapa?”

Sulli mengerucutkan bibirnya. “Hmm. Tanggal dua belas. Benar tidak?”

Ah, benar. Hari ini ia ulang tahun. Bagaimana ia bisa melupakan hal itu?

Luna tersadar lalu mendekatkan handphonenya ke cuping telinganya lagi. “Ah, ne, appa. Aku baru ingat.”

Hening sejenak, lalu ada suara spontan yang begitu riuh. “Saengil chukkae hamnida, Saengil chukkae hamnida. Saengil chukkae hamnida uri Sunyoungie… Saengil chukkae hamnida!!” lalu terdengar suara riuh itu lagi. “Yaa!! Saengil chukkae uri Sunyoungie.”

Luna menggigit bibirnya, dan airmatanya jatuh begitu saja. “Appa, kenapa berbuat seperti itu? Mana eomma dan Jinyoung?” suaranya mulai memberat. Hah, benar-benar mengharukan.

Kau mau bicara dengan eommamu? Cha, ini. Sunyoung ingin bicara denganmu.”

Halo, Sunyoungie?”

Luna menghapus airmatanya. “Eomma.

“Saengil chukkae. Semoga kau menjadi lebih baik. Hah, kau sudah besar sekarang. Dulu kau masih selututku dan menarik-narik bajuku untuk minta dibelikan permen. Sekarang bahkan kau sudah bisa mendapatkan uangnya sendiri.

Luna menutup mulutnya. Mencoba menetralisir rasa isakan yang ingin keluar begitu saja. Luna mendongak dan menghela napas. “Eomma. Anakmu ini sudah besar. Aku juga tidak sadar akan hal itu.” Luna terkekeh diantara tangisannya. “Dimana Jinyoung? Dia juga berulang tahun kan? Kkk.”

“Hai. Saengil chukkae!”

Neo do.” kata Luna lalu tersenyum. “Seharusnya kita rayakan bersama, ya?”

Saudara kembarnya, Jinyoung, terkekeh. “Kau bisa ajak aku ke sebuah restoran besar yang menjual daging korea terbaik. Aku pasti akan langsung mendatangimu, kok.”

Luna terkekeh. “Itu maumu saja.” Luna menghela napas lalu tersenyum lebar. “Saengil chukkaeyo, uri Jinyoungie-yaa~”

Jinyoung terkekeh. “Terima kasih. Hei, apa teman-temanmu sudah mengucapkan selamat kepadamu?

Luna menatap teman-temannya satu persatu. Amber tertidur dengan pulas, Sulli pun sama. Sementara Krystal sedang mengenakan headset, dan dipastikan memulai mendengarkan lagu barat yang kadang luna tidak tahu lagunya. Victoria sedang membaca buku, berarti itu tidak bisa diganggu gugat. Karena leader itu tidak akan mendengar apa yang orang sekitarnya bilang.

Luna menghela napas lalu tersenyum. “Mereka sudah mengatakannya lebih dulu dari kau. Hah, kau terlambat!” Luna terkekeh.

Tahun depan aku akan membangunkanmu pukul tiga, kau tenang saja.

Ya!

Jinyoung terkekeh. “Sudah dulu, ya. Nikmatilah hari ini. Sekali lagi… eomma, appa! hana, dul, set! Saengil chukkae uri Sunyoungie!”

∞lucky∞

“Wah, sepertinya ada yang ulang tahun disini hari ini. Apakah kalian tahu siapa?”

Penonton bersorak, atau bahkan ada yang berteriak. “LUNA F(x)!!”

Semua orang bersorak dan tiba-tiba confetti turun dan mulai memenuhi panggung. Luna tersenyum dan tiba-tiba…

Bak!

Luna mengerjap lalu melebarkan tangannya. Matanya membulat, mulutnya terbuka, kaget. Wajah di bagian kirinya kini sudah bercampur dengan krim!

Luna menoleh cepat kepada Krystal yang sedang tersenyum lebar dan menepuk kedua tangannya. Tangan gadis itu juga sudah berlumuran krim.

Bak!

Kedua kalinya. Wajah bagian kanan.

Oleh Amber.

Dan sementara Luna mengejar Krystal dan Amber, Sulli tertawa lebar dan sesekali menaruh confetti yang sudah jatuh keatas kepala Luna. Sementara Victoria mengejar Luna lalu memberinya krim, dan akhirnya ia juga dikejar oleh Luna.

Pada hari itu, sebuah acara stasiun tv khusus memiliki encore persembahan special dari f(x)!

∞lucky∞

Behind the scene.

behind-the-scene-lunas-birthday-fx-lucky

Tanggal sepuluh. Dua hari sebelum Luna berulang tahun.

H-2!

“Ayolah, manager. Tolong bujuk acara itu untuk mengijinkannya.”

Managernya itu terdiam, lalu akhirnya menghela napas. “Akan kubilang,” katanya lalu menatap Victoria dan Krystal. “tapi aku tidak jamin ini akan berhasil.”

Krystal menepuk tangannya lalu mengucap terima kasih sementara Victoria tersenyum lebar lalu menunduk dan mengucapkan berterima kasih.

Peringatan pertama, mereka tidak lupa ulang tahun Luna.

∞lucky∞

Tanggal sebelas. Sehari sebelum ulangtahun Luna

H-1

“Tunggu sebentar.”

“Disini, disini.”

Confettinya disini.” kata seorang staff sambil melambaikan salah satu tangannya.

Sulli tersenyum lebar. “Confettinya datang!”

“Soojung-a, kau sudah persiapkan kuenya?” tanya Victoria.

Krystal yang sedang menggunting-gunting asal kertas berwarna-warni itu membulatkan matanya lalu menatap Victoria. “Astaga. Aku lupa.”

Victoria menghela napas. “Sekarang juga terlalu malam untuk membeli kuenya. Besok sajalah. Tetapi harus cepat.”

Krystal mengangguk. “Baiklah.”

Peringatan kedua, bahkan mereka sudah mempersiapkannya sejak dari awal.

∞lucky∞

H. D-day.

“Ayo bangun!”

Amber membuka matanya dan mengerjap pelan. Apa? Ada apa ia dibangunkan sepagi ini?

“Ayo cepat, nanti kita terlambat.” kata Krystal dengan suara kecil yang seperti berbisik lalu melirik Luna yang masih tampak tertidur pulas.

Amber mengerjapkan matanya, lalu mengangguk.

Misi kali ini tidak boleh gagal.

∞lucky∞

“Jadi itulah tampilan dari f(x)! Apa tadi namanya? Rum pum pum? Wah, unik sekali!”

“Namanya Rum Pum Pum Pum. Kau tertinggal satu kata.”

“Wah, benarkah?”

Manager menatap tiga MC yang kini berbicara menuju topik lain, lalu mengatakan pesan-pesan agar tidak kemana-mana karena adanya iklan, lalu Manager itu menatap Amber.

“Kalian harus cepat.”

Amber mengangguk. “Kita sudah berjalan sampai sembilan puluh persen.”

“Sepuluh persennya?” tanya manager.

Amber tersenyum lebar. “Kebahagiaan Luna saat mengetahui hal ini.”

Peringatan ketiga, mereka bahkan sangat berharap misi mereka berhasil.

∞lucky∞

Halo. Sebelumnya, pengen ngucapin, SELAMAT ULANG TAHUN URI MAIN VOCALIST, LUNA F(X)!!!

Berdoa yang baik-baik, semoga epeks makin oke! Dan segalanya! ;3

Jauh dari event yang dibuat admin, saya personal bikin ff ini khusus buat Lunaa! Entah kenapa, pas denger Luna ulang tahun, langsung “oh, iya” dan ff ini terbuat begitu saja.-. Maafkan jika ada typo.

Komentarnya ditunggu^^

Dan sekali lagi, SELAMAT ULANG TAHUN PARK SUNYOUNG!! PARK JINYOUNG JUGA~ ^^

12 thoughts on “Lucky

  1. Wahhh johaaaa !!! keren banget >.<
    Ah kemaren udah ngucapin tgl 12. tapi sekarang lagi ah
    SAENGIK CHUKKAE LUNA EONNI !!!
    keep writing !!
    fighting fighting fighting !!!

  2. Wah…telat bacanya >o< walaupun telat, tapi … Saengil chukkae hamnida luna unnie!!! Keep writing yah thor! Fighting!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s