Between Two Jungs

Author     : Zalukhuhj

Cast        : Kris [EXO], Jessica [SNSD], Krystal [F(x)]

Genre     : Romance, Angst, Sad, Familly

Lenght    : ficlet-chapter

  | DISCLAIMER |

FF ini murni milik saya. Cast hanya berperan sebagai gambaran, bukan kejadian sebenarnya. Kesamaan ide bukan unsur kesengajaan. Tidak suka? Maaf! ^^

SUMMARY |

Terkadang jodoh itu bisa jadi karena campur tangan manusia. Keduanya adalah takdirku, tetapi….

BETWEEN TWO JUNGS

 

Aku tidak tahu apa yang terjadi. Semuanya begitu cepat dan terkesan tiba-tiba. Awalnya aku pikir semua baik-baik saja. Meninggalkannya disana sebentar dan kembali setelah mempersiapkan segala hal kemudian menjemputnya untuk bersamaku selamanya. Tapi ketika sebuket mawar putih dan sepasang cincin emas didalam kotak beludru itu menemaniku menuju ke tempatnya, saat itulah semuanya terjadi…

—-

“Jessi… tabahlah. Kalau kau menangis seperti ini hanya akan menyulitkannya. Biarkan ia tenang disana” ujar ibu mengusap punggungnya meski dimatanya sendiri juga keluar bulir-bulir bening. Gadis di depan sebuah peti itu tak menyahut. Ia masih saja segugukkan sambil menggenggam sesuatu di tangannya.

“Sica-aa” dengan perlahan gadis itu menoleh ketika panggilan lain menginterupsi tangisannya. Ia berbalik dan sedetik kemudian bangkit dan berlari ke arah si pemanggil, Aku. Tubuhku ikut bergetar ketika lengannya melingkar memeluk leherku. Aku terdiam tanpa membalas pelukan itu. membiarkan baju bagian bahuku terasa basah.

“Hiks hiks apa-apaan ini? Apa maksudnya ini? Hiks hiks” dalam pelukanku, dalam keadaan masih terisak gadis setinggi 166 cm itu bertanya dengan nada meronta yang lirih. Segugukannya semakin menjadi. Namun aku hanya bisa diam. Karena memang hanya itu yang bisa ku lakukan. “Ini semua… ini semua…”

“Sica-aa berhentilah seperti ini. Kau menangis pun tidak akan menjawab apapun. Kajja, kita pulang”

BRUK

Dalam waktu sedetik aku sudah mendapati tubuhku terduduk di atas lantai marmer putih gading yang terasa dingin itu. Semua orang disana menatapku. Namun kemudian beralih saat suara gaduh dari sudut penempatan peti lebih mengundang perhatian. Mataku dan ibu membelalak. Begitu juga orang-orang yang masih ramai mengunjungi tempat itu. Gadis itu…

“Jessie! Stop it!!” pekik ibu menahan tangan gadis berambut blonde itu. Tapi seperti di awal, gadis itu tak menghiraukan seruan sang ibu. Ia terus saja mengacak-acak bunga putih yang menghiasi pinggiran peti cokelat tua sepanjang hampir dua meter itu. “Ini tidak benar! Kevin Wu stopping her!” pekik Ibu meminta bantuanku yang masih termangu. Dan anehnya, tubuh ini tak bergerak. Aku hanya terdiam sambil memandang Jessica yang semakin ganas merusak segala pernak-pernik kematian yang sudah si tata oleh pihak rumah pemakaman. “KEVIN WU!!!”

“Jangan bergerak!! Ini salah kalian semua!! Kenapa mengurung adikku disana? Kenapa kalian begitu jahat padanya?” pekik Jessica begitu tubuhku baru saja bangkit untuk mendekat. Mataku membelalak saat sebuah tempat lilin dengan ujung runcingnya mengarah pada pelayat atau lebih tepatnya ke arah ku. “Kau! Kenapa kau melakukan itu pada adikku? Seharusnya, sebagai seorang calon pendampingnya. Kaulah yang harus menyelamatkannya! Kenapa kau melakukan ini padanya? Kau pembunuh! Kau pembunuh Kris!!!”

Dan pada detik itu juga semuanya terasa berhenti. Cahaya-cahaya putih hangat itu perlahan meredup. Semua orang yang menatapku dan wajah kusut frustasi Jessica langsung mencipatakan suara mendengung hebat melalui bisikan-bisikan mereka. Aku terdiam sementara jantungku meledak karena memompa terlalu cepat. Nafasku semakin sesak saat kalimat terakhir Jessica menggema bersama bisik-bisik pelayat lain

“Kau pembunuh Kris!!! Kau pembunuh Kris!!!”

Semuanya terputar ulang seperti sebuah pemutar audio rusak. Sementara isakkan Jessica yang sudah berhasil membuka peti itu semakin merajamku. Sesuatu seperti menimpa kepalaku. Wajah itu. Wajah pucat dengan sebuah senyuman manis itu terpampang lagi di depanku. Gaun putih cantik dengan Maria Eve dikepalanya semakin membuat kalimat Jessica terasa ranjau mematikan.

“Adik Jungie~~ maaf baru menyelamatkanmu. Ayo bangun! Kau butuh udara segar~” sapa Jessica mengusap wajah cantik yang hampir menyamainya itu. “Ayo Soo Jungie… atau mereka akan kembali mengurungmu” ujar Jessica mulai menangis. Mataku memanas dadaku terasa sesak.

“Kita harus berpisah?”

“Ayo bangun!”

“Kenapa? hiks kenapa?”

“JUNG SOO JUNG!!”

“Karena aku harus meninggalkanmu”

“KRYSTAL JUNG PALLI IREONAAA!!!”

Seketika semua gelap…

BEETWEN TWO JUNGS

bersambung…

Wkwkwkwkwksetelah lama hiatus dari dunia per-FFan sekarang akhirnya balik lagi. Astaga…! Kira-kira udah berapa lama ini saya gak ngepost disini? Setelah Tentang Kita versinya WoonStal setelah itu saya tidak menge-post apapun!! *admin silahkan bunuh saya.
Ide ceritanya mungkin udah rada basi. Tapi untuk memenuhi utang saya dan kewajiban saya, gak masalah yah nge-post FF dgn ide yang udah ‘banjir’ ini. Yang penting gak plagiat gak apa-apa, kan? Mana tahu saya punya cara bercerita sendiri
aduh pokoknya merasa berasalah ini. Mungkin saya [satu2nya] author yg terlalu sangat jarang nge-post. Gak yakin deh ada yang ingat. Nah, karena kadang aku suka ilang tiba-tiba, aku putusan untuk posting FF yg udah done. So, gak bakal putus di tengah jalan deh ^^
udah ah, komen di tunggu yah🙂

7 thoughts on “Between Two Jungs

    • hehehe
      sedih kenapa chingu? ini belum masuk klimaks lho ^^
      ne di lanjutkan😀
      maaf baru balas komennya sekarang yah

    • Alurnya sebenarnya bukan cepet chingu
      aku cuma pengen coba bikin ff dengan alur mundur gitu🙂
      jadi kesannya ini flashback
      gamsahamnida udah baca yah ^^
      keep RCL dan keep visit us :*

    • emang pengennya aku readers gak ngerti dulu. jadi ceritanya makin bikin penasaran gitu *pede
      makasih udah mau baca dan komen. Stay tune yah ^^

  1. Pingback: Between Two Jungs : When I Saw Her for the First Time | F(X) FANFICTION INDONESIA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s