Vacation Day [Chapter 1]

vacation-day

Title: Vacation Day [Threeshot: Chap 1]

author: Vi

Cast: Sulli-f(x)

Sehun-EXO

Other cast: Kai-EXO

YoonA-SNSD

Rating:T

Genre: Romance , Comedy

disclaimer: cast cuma minjem

author note: ff ini terinspirasi oleh bbrp ff lain , manga , anime , ada juga yg sesuai imajinasiku. Ini sebenarnya castnya SeoHun tp kuganti jadi HunLli soalnya mau kupublish disini juga

Sorry for bad fanfic and story

Published: seoexoartfanfic , HSF , my wp (olivia3880.wordpress.com) [with Seohyun-Sehun as the cast]

Poster: cafeposterart.wordpress.com

*****

Hari ini keluarga Oh dan keluarga Choi akan segera berangkat ke Paris , kedua keluarga tersebut sepakat akan berlibur bersama ketika liburan kenaikan kelas. Namun sebenarnya anak bungsu mereka tak menyetujui acara ini karena hubungan mereka tak bisa dibilang baik , hubungan mereka ‘cukup’ buruk.

“Tidak bisa ! Aku tidak mau berlibur bersama mereka !” teriak Sulli keras , ia menolak acara berlibur bersama keluarga Oh.

“Tapi , tiket liburan sudah dipesan , Sulli-ya,” kata YoonA yang merupakan kakak Sulli sambil mengepak barang-barang mereka kedalam koper. Mendengar jawaban yang tidak memuaskan dari YoonA , Sulli hanya bisa melipat kedua tangannya dengan kesal.

“Lagipula bukankah Oh Sehun tampan dan baik , huh ?” tanya YoonA pada Sulli , Sulli menggeleng cepat.

“Tidak ! Jika di depanmu saja ia baik , unnie ! Tapi jika bersamaku ia berubah menjadi lelaki yang jahil !” seru Sulli kesal.

YoonA menggelengkan kepalanya dan tetap melanjutkan kegiatannya yaitu mengepak pakaiannya dan Sulli.

“Aissh , kau sudah besar , Sulli-ya ! Lagipula kapan terakhir kau melihatnya coba ?” tanya YoonA pada Sulli , Sulli mencoba mengingat kembali terakhir ia bertemu dengan Sehun.

“6 bulan yang lalu,” kata Sulli polos , YoonA tersenyum dengan seringaian diwajahnya.

“Siapa tahu sikapnya sudah berubah,” kata YoonA , Sulli hanya mendengus kesal dan kembali memainkan ponselnya tanpa memperdulikan YoonA yang sibuk merapikan pakaiannya.

“Jangan hanya bersantai ! Kau sudah besar , seharusnya bisa menata pakaianmu sendiri kan ?” seru YoonA sambil melempar beberapa helai pakaian kearah Sulli.

*****

Sehuns House

“Oh Sehun !” teriak seorang lelaki berkulit agak gelap , sambil mengibar-ngibarkan sehelai kaos putih milik adiknya.

Ketika ia mendapati adiknya yang bernama Sehun itu sedang berbaring dengan santainya di ranjang , ia hanya mendengus kesal dan membangunkan Sehun dengan penuh semangat.

“Oh Sehun ! Bangun ! Sebentar lagi kita akan berangkat ke Paris bersama keluarga Choi !” seru Jongin –kakaknya-.

“Aisshh , Jongin hyung ! Aku mengantuk ! Untuk apa sih kau membawa bajuku yang itu kesana kemari ?” tanya Sehun sambil mengerjap-ngerjapkan matanya.

“Sehun-ah , aku sedang mengepak barangmu , seharusnya kau membantuku,” kata Jongin kesal.

“Baik , aku akan membantumu , kemarikan kopernya,” kata Sehun sambil mengusap wajahnya , Jongin tersenyum karena ini pertama kalinya ia berhasil membangunkan Sehun.

Sehun mengisi kopernya dengan beberapa pakaian yang ia sukai , ia hanya mengepak beberapa pakaian kesukaannya.

“Sudah begini saja,” kata Sehun sambil menutup kopernya dengan kasar kemudian kembali berbaring di ranjang , Jongin menggelengkan kepalanya heran dengan sikap adiknya.

“Kenapa sih kau tampak tak menyukai acara liburan bersama keluarga Choi ini ?” tanya Jongin sambil tersenyum.

“Tahu sendirilah hyung , jika ada Sulli aku tak dapat menikmati suasana,” kata Sehun malas , Jongin tersenyum mendengar ucapan adiknya.

“Sesuai dugaanku , kupikir kau tak dapat menikmati suasana karena Sulli membuat jantungmu berdebar kencang terus ya ?” kata Jongin dengan nada meledek , sontak Sehun yang mendengar pernyataan Jongin pun berdiri dan menatap Jongin dengan tatapan kesalnya.

“B-bukan begitu !” kata Sehun gugup , wajahnya tampak memerah. Namun bukan karena kesal atau marah tetapi ia tampak malu sekarang.

“Sehun-ah , kau malu ya ?” kata Jongin lantas Sehun mengepalkan tangannya kesal berusaha menahan emosinya yang akan meledak-ledak.

“Siapa yang malu ? Sudah , kita sebaiknya bersiap-siap untuk berangkat , nanti bisa-bisa kita dimarahi,” kata Sehun sambil berjalan menuju kamar mandi di kamarnya.

*****

15 menit kemudian ..

TING TONG

Bunyi bel rumah keluarga Oh berbunyi , Jongin yang sudah siap pun membuka pintu rumahnya dan ia tersenyum mendapati keluarga Choi sudah siap di depan rumahnya.

“Keluarga  Choi sudah datang !” seru Jongin pada seluruh anggota keluarganya.

Mendengar teriakan Jongin seluruh anggota keluarga Oh bergegas berjalan keluar dengan riang , oh , kecuali Sehun.

“Lihat , Sulli-ya , Sehun makin tampan kan ?” bisik YoonA pada Sulli , sedangkan yang dibisiki hanya terdiam dengan tatapan kesalnya.

“Biasa saja , masih sama,” ungkap Sulli , sebenarnya ingin sekali ia berkata ‘iya ia tampan’ namun egonya mengalahkan niatnya itu.

“Wah Sehun makin tampan ya , Jongin juga,” kata Mrs. Choi.

Sehun hanya tersenyum kecil sedangkan Jongin tersenyum lebar menanggapinya.

“Sulli juga semakin cantik , begitu pula YoonA,” kata Mrs. Oh , lantas YoonA tersenyum , “terima kasih , ahjumma,” kata YoonA.

“terima kasih , ahjumma,” kata Sulli sambil memaksakan sebuah senyuman , ia merasa tak nyaman melihat wajah datar Sehun , menurutnya Sehun masih sama saja seperti dulu. Seorang Sehun berwajah datar dan dingin.

“Baik , apa kita akan segera berangkat ke bandara ?” tanya Mr. Choi , lantas semuanya mengangguk. Dengan riang semua berjalan menuju mobil keluarga mereka masing-masing , Sehun diam-diam melirik kearah Sulli dan mendapati ekspresi gadis itu yang sedang cemberut.

“Ada apa lagi dengan gadis itu ?” gumam Sehun sambil memasuki mobilnya.

Kedua mobil tersebut pun mulai melesat ke bandara , terkadang mobil mereka terjebak macet namun untung saja mereka masih bisa sampai di bandara sebelum pesawat mereka tiba.

“Sulli-ya , kau dan Sehun tunggu disitu yaa , YoonA akan membeli makan bersama Jongin,” kata Mrs. Choi sambil menunjuk kearah Sehun yang berdiri dengan ekspresi datar , Sulli mengangguk begitu saja tanpa membantah.

Ketika ia sampai ke tempat Sehun ia hanya berdiri di sampingnya tanpa melirik kearah lelaki itu sedikitpun.

“Sulli-ya,” panggil Sehun bermaksud untuk memulai pembicaraan.

“Apa ?” tanya Sulli tanpa melirik kearah Sehun sedikitpun.

Sehun hanya tersenyum melihat gadis itu bersikap dingin padanya , Sulli yang merasa kesal karena jawabannya seperti tidak dianggap oleh Sehun pun menoleh kearah Sehun.

“Huh , kau masih sama jahilnya seperti dulu , aku menjawab panggilanmu tapi kau tidak menjawab pertanyaanku,” kata Sulli kesal pada Sehun , sementara Sehun hanya tersenyum kemudian mendekatkan wajahnya pada wajah Sulli. Sulli merasa gugup ketika wajah Sehun dekat dengan wajahnya, iapun berjalan mundur 1 langkah untuk menjauhi Sehun.

“Yak ! Apa-apaan sih ? Kau memang masih sama saja seperti dulu , jahil dan menganggu,” kata Sulli sambil merapikan rambutnya.

“Tentu saja karena aku seorang Oh Sehun,” kata Sehun dengan senyuman polos diwajahnya.

“Sulli-ya , ini kubelikan es krim untukmu,” seru YoonA pada Sulli sambil memberikan segelas es krim padanya.

Sulli tersenyum kecil dan meraih es krim yang YoonA bawakan untuknya.

“terima kasih , unnie,” kata Sulli sambil melahap es krimnya. Sehun menatap Sulli dengan tatapan jahilnya , “kau memang mirip anak kecil ketika kau sedang makan es krim,” kata Sehun secara blak-blakkan , lantas kedua mata Sulli tertuju pada Sehun.

“Yak ! Aku bukan anak kecil !” seru Sulli dengan nada kesal sambil mengepalkan kedua tangannya.

“Lihat sendiri kan unnie kalau Sehun itu masih sama saja ?” kata Sulli ketika pandangannya beralih menatap YoonA.

“Aisshh , Sulli-ya , sudah jangan marah-marah ! Sekarang nikmati es krim-mu lalu kita akan naik ke lantai atas untuk menunggu pesawat kita tiba,” kata YoonA sambil mengusap rambut Sulli.

“Ya,” kata Sulli riang.

Sehun hanya terdiam menatap Sulli yang berjalan pergi bersama YoonA.

“Sehun-ah , kau suka pada Sulli ya ?” seru Kai.

“Yak , suaramu keras sekali , hyung,” kata Sehun kesal.

“Jawab pertanyaanku , Sehun-ah,” kata Kai dengan raut wajah serius. Sehun hanya terdiam , tak tahu harus menjawab apa.

“Aku tak tahu,” kata Sehun lirih.

Kai hanya tersenyum kemudian menepuk pundak Sehun , iapun merangkul Sehun layaknya adik-kakak. “Akan kuberitahu apa itu yang namanya ‘suka’ dan cinta’ maka kau akan tahu siapa yang kau sukai !” kata Kai dengan riang.

“Aku sudah mengerti apa itu cinta , lepaskan hyung,” kata Sehun sambil melepaskan tangan Kai dari pundaknya.

“Jadi siapa yang kausukai ?” tanya Kai , Sehun terdiam , mulutnya terasa kaku hanya untuk mengucapkan nama orang yang ia sukai.

“Apa aku harus memberitahu hyung ?” pikir Sehun.

to be continued..

Anggap aja YoonA dan Sulli itu keluarga Choi , Kai-Sehun itu keluarga Oh, mian gaje , aku lg malas nulis ff -_- serasa gak mood gt , hiks .. >w< jadi maklumi aja kalo ffnya jelek yaa ..pls komen yaa !

OWikipedia: O (named o plural oes) is the fifteenth letter and a vowel in the ISO basic Latin alphabet.

15 thoughts on “Vacation Day [Chapter 1]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s