Nothing Is impossible (Chapter 1)

nothing-is-impossible
Author : Trisya [@Trisya19Jung]
Cast : Krystal Jung, Choi Minho
Other Cast : Kim Myungsoo, Park JiRa
Genre : Romance, Angst
Rating : PG-15
Length : Oneshoot
Credit : http://superdaebakdreamer.wordpress.com/

Disclaimer cast diatas milik Tuhan, author hanya pinjam nama saja untuk keperluan ff. ff ini tidak membutuhkan fanwar, author datang kesini dengan damai, kalian juga harus damai dong.. *senyum pepsodent, satu lagi author hanya punya storyline

A/N yuhuu, author bawa ff main cast nya MinStal, couple kesukaan author lohh *g ada yang nanya #hening, mianhae kalo part ini kurang wow, hihi^^ mungkin ff ini Cuma 2 part, gpp kan? Puppy eyes, sekarang nikmati apa yang ada aja ya readers, tadaa…

AUTHOR POV
Nampak seorang yeoja sedang berjalan riang dengan tetap mengulas senyum merekahya. Dia menghampiri namja yang menunggunya di bangku taman yang ada dihadapannya. Tidak jauh berbeda dengan sang yeoja, sang namja pun memberikan senyum yang tak kalah manis juga. Krystal dan Myungsoo. Itulah nama kedua sejoli tersebut.

“oppa, bogoshippo” krystal bergelayut manja di lengan myungsoo

“ahaha nado bogoshippo chagiya, kita baru tadi pagi berpisah di perpustakaan, lalu bertemu sekarang disaat makan siang, kau merindukanku? Kau seperti anak anjing saja”

PLETAK

Yeoja itu berubah drastis, sekarang memperlihatkan wajah garangnya. Dengan deru nafas yang memburu seperti orang yang barusan menghajar maling. Yup Krystal baru saja menjitak kening mulus myungsoo, bagaimana tidak? Dirinya yang imut itu, pandai aegyo, bahkan termasuk ulzzang di kampusnya dibilang seperti anak anjing? Perlu digaris bawahi anak anjing.

“chagiya, appo”

Sekarang keadaan berbalik, yang tadinya krystal merajuk di lengan myungsoo, sekarang keadaan memperlihatkan myungsoo bergelayut manja di lengan krystal, seperti seorang yeoja yang baru saja diputuskan oleh namja nya. Menjijikkan.

“oppa, kau ini apa apaan? Aku ini cantik kenapa dibilang seperti anak anjing?”

“hehe mianhae chagi, oppa minta maaf”

“tidak mau”

“ayolah, bagaimana kalau kau oppa traktir sepuasnya di kedai ice cream di daerah gangnam?”

“jinjjayo? Ahh kajja” krystal seolah melupakan peristiwa penghinaan dengan menggunakan kata kunci “anak anjing” dia langsung memperlihatkan mata nya yang berbinar, dan benar saja, senyum merekah nya sudah kembali terpajang di wajah manisnya.

MINHO POV
Omona, dasar gadis gadis gila. Aku hanya memberikan senyuman pada mereka sudah mengejarku. Bahkan ada yang memiliki group masing masing. Sebegitu tampannya aku sampai mereka heboh seperti itu? Sungguh menyeramkan.

“minho kau harus seleksi kalau memilih yeojachingu kelak. Jangan memilih yeoja yang sembarangan. Pertahankan harga dirimu. Supaya kejadian seperti tadi tidak terulang” aku terus bergumam pelan sambil berjalan tanpa arah.

“huhh ternyata dikejar yeoja yeoja itu menguras tenaga juga, heyy itu disana ada kedai ice cream, mampir dulu saja”

aku berjalan kearah kedai ice cream, karna diantara kedai ice cream yang lain, hanya kedai ini lah yang sepi. Bahkan di deretan kursi didepan kedainya hanya ada seorang yeoja dan namja. Sepertinya mereka sepasang kekasih.

AUTHOR POV
Krystal masih asyik menyantap ice cup di hadapannya dengan enjoy, sampai sampai dipinggir mulutnya terdapat bekas ceceran ice cream strawberry itu. Sifat childish nya terlihat sekarang, hanya myungsoo lah sang namjachingu yang mengetahui seluk beluk krystal.

Jika ada anak kampus atau bahkan dosen kampus yang melihat sifat childish krystal sekarang, mereka mungkin akan mempertimbangkan baik baik gelar ulzzang yang diberikan pada krystal itu pantas atau tidak.

Sedangkan dilain sisi namja yang bernama minho itu memperhatikan krystal sampai cara makannya.

“cihh menjijikkan” minho bergumam pelan sambil menatap krystal sinis

“tapi dia terlihat manis seperti anak kecil, unik.” Hati kecil minho mengucapkan berbeda dengan apa yang mulut minho ucapkan

<<>>

@Kirin Art University
AUTHOR POV
Krystal berjalan santai melewati banyak orang yang menatap kagum kearahnya. Bagaimana tidak? Dia mengenakan kaos berwarna putih dengan gardigant yang bagian bawahnya hingga mendekati lutut berwarna pink, celana jeans berwarna hitam pekat, dan rambutnya sengaja digulung keatas untuk memperlihatkan leher jenjangnya. Menambah kesan casual didirinya.

TETT

Bel berbunyi tanda kelas akan dimulai, krystal yang mengambil jurusan vocal terlihat memasuki Vocal & Dance Class.

Sementara itu dilain tempat terlihat namja yang berwajah cool sedang berjalan memasuki Vocal & Dance Class. Choi Minho. Dia anak baru yang baru memasuki kampus ini pada semester sekarang. Terlihat dari pandangan beberapa anak yang ditemuinya tadi menyerngitkan dahi kepada minho. Mungkin itu bentuk pengenalan mereka pada siswa baru. Mungkin saja.

Lee songsaenim memasuki dance class bersama minho.

“anak anak hari ini kalian mendapatkan teman baru, perkenalkan dirimu” ucap lee songsaenim sambil menepuk pelan pundak minho. Minho hanya mengangguk paham

“annyeonghaseyo, naneun Choi Minho imnida, kalian bisa memanggilku minho, bangapseumnida” minho membungkukkan kepalanya.

“wahh dia tampan”

“dia sopan lagi”

“sayang sekali aku sudah memiliki namjachingu”

Minho yang mendengar kericuhan kelas tersebut yang didominasi oleh suara yeoja hanya bisa tersenyum kecil

“baiklah minho kau silahkan pilih tempat duduk mana yang kau mau” songsaenim hanya tersenyum

“disitu” ucap minho sambil menunjuk bangku kosong disebelah krystal

“ohh rupanya kau memilih disebelah krystal, baiklah silahkan duduk”

Minho yang awalnya tersenyum manis keapada semua orang langsung merubah senyumannya menjadi smirk menyeramkan. Sambil berjalan kearah krystal. Krystal yang bisa melihat perubahan senyum minho hanya tetap tersenyum. Memang yeoja polos.

“haii naneun Krystal Jung imnida, kau bisa memanggilku Krystal” krystal mengulurkan tangannya pada minho.

Minho mengacuhkan uluran tangan krystal, tetapi dia tetap memberikan smirk nya. Krystal hanya bisa mengerucutkan bibirnya sebal.

<<>>

TETT

Tidak terasa bel istirahat telah brbunyi, murid murid langsung bergegas keluar kelas untuk menuju ke kantin.

“oppa, makanlah sayur” krystal masih berusaha menyuapkan sesuap sayur ke myungsoo

“aissh chagi aku tidak mau”

“ayolah oppa, kalau tidak aku tidak mau bersamamu”

Disaat krystal berjuang memaksa myungsoo makan sayur, Minho dating dengan nampan berisi makanan pesanannya

“annyeong, krystal-ssi boleh aku duduk disini, tempat lain sudah penuh?” minho sudah bersiap duduk dihadapan KrystalMyugsoo Couple

Krystal yang merasa heran dengan sikap minho hanya mengalihkan pandangannya kearah myugsoo bermaksud melihat raut wajah nya apakah ada rasa cemburu. Myungsoo menganggukan kepalanya perlahan, tanda dia baik baik saja.

“eunggh…min..minho-ssi silahkan iya silahkan duduk”

Seketika suasana meja makan itu menjadi canggung semenjak kehadrian minho dihadapan krystal & myungsoo

Mereka bertiga makan dengan normal, minho kadang mencuri oadang ke krystal yang pas dihadapannya, myugsoo yang mengetahui tindakan minho itupun ikut menatap minho dengan tatapan tajam seolah berkata “jangan menatap krystalku seperti itu”, minho rupanya juga menyadari tatapan tajam myungsoo, dia juga memberikan tatapan yang tak kalah tajam. Krystal sedari tadi hanya asyik menyantap hidangannya tanpa menghiraukan tatapan kedua namja tersebut.

“ahh sudah kenyang” krystal berkata sambil menyenderkan punggungnya pada kursi

“krystal-ssi, ada sisa minuman disudut bibirmu”

Krystal yang akan membersihkan sudut bibirnya langsung membelalakkan matanya karena tangan minho memegang dagu krystal sambil ibu jari nya membersihkan pinggir bibir krystal yang sesekali meraba bibir merah ranum milik krystal.

“ahh sudahlah” myungsoo langsung menghempaskan tangan minho

“hmm, aku mau kekelas dulu”

“kajja, bareng aku” minho langsung menggenggam tangan krystal

“tidak usah, biar dia bareng aku saja” myungsoo menarik sebelah tangan krystal

“tapi oppa, kelas kita berbeda”

“myungsoo-sii sebaiknya krystal-ssi kembali denganku saja, kau sebaiknya kekelas mu saja, biar tidak terlambat” minho langsung menarik krystal tanpa persetujuan

“ehh tidak usah, biar aku ke kelas sendiri” krystal melepaskan genggaman kedua namja tersebut

“aku akan mendapatkanmu, walau sekarang kau belum mencintaiku tapi percayalah aku akan membuatmu mencintaiku” minho berkata dalam hati seraya memberiikan smirk nya pada myungsoo lalu berjalan pergi

8 thoughts on “Nothing Is impossible (Chapter 1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s