The Nightmare on Christmas

nightmareonchristmas

Title : The Nightmare On Christmas

Author : Olivia

Editor: Mizuky

Cast : Kim Myungsoo / L (Infinite)

Jung Soojung  /  Krystal F(x)

Support Cast : Lee Seungyeol (Infinite) , Jung Soo Yeon / Jessica Jung (SNSD) , Bae Suzy (Miss A)

Pairing: Myungstal, Myungzy

Genre : Romance, Angst, Sad.

Length : Oneshoot (yang kependekan kali ya .__.)

*** The Nightmare of Christmas ***

Soojung POV

Sebentar lagi, natal tiba. Aku masih sangat ingat kejadian natal tahun lalu. Mimpi buruk yang sangat membuatku sakit hati. Sejak saat itu, aku merasa takut pada hari natal. Aku takut  hatiku sakit lagi seperti natal tahun lalu. Pikiranku melayang , mengingat kejadian yang membuat hatiku benar-benar sakit. Entah kenapa, aku tidak bisa melupakan kejadian natal tahun lalu. hatiku bagaikan ditusuk oleh beribu-ribu pisau ketika mengingat kejadian itu.

Flashback

  Aku melirik jam tangan kesayanganku yang berwarna putih itu. Sekarang sudah jam 11.00 tepat. Ini benar-benar menyebalkan! Di cuaca yang begitu dingin ini, aku harus menunggu supir pribadiku selama satu jam di depan kampusku.

“Kenapa lama sekali?!”  

“Soojung? Kau belum pulang?” ku dengar suara namja yang begitu familiar di telingaku. Aku menoleh kearah sumber suara dan mendapati sunbae yang sangat kusukai sedang berjalan ke arahku.

“Ah..sunbae, aku.. supirku belum datang dari tadi. Jadi, aku terpaksa menunggu dulu.” Ujarku agak gugup.

“Mau pulang bersamaku?” Tanya namja itu.

“Tidak usah.. nanti aku malah membuatmu repot.” Jawabku cepat. Aku benar-benar tidak ingin merepotkannya.

“Tidak apa-apa.. aku sama sekali tidak kerepotan kok.” Kata sunbaeku itu sembari tersenyum manis ke arahku. Akhirnya aku menerima ajakannya untuk pulang bersama.

 Hatiku benar-benar berbunga! Bagaimana tidak? Akhirnya! Aku bisa dekat dengan sunbaeku. Kim Myungsoo namanya. Dia adalah namja yang popular di kampusku. Sudah sangat lama aku menyimpan perasaanku padanya. Hanya saja , aku sangat malu jika berada di dekatnya. Dia terlalu tinggi untuk kugapai. Terlalu mustahil untukku untuk bisa bersanding bersamanya. Entahlah, aku merasa tidak pantas untuk bersama dengannya. Kim Myungsoo.. Pemuda itu.. terlalu sempurna untukku.

 “Soojung? Hey! Apakah kau tidak apa-apa?” Tanya Myungsoo sunbae. Dia melambaikan tangannya di hadapan wajahku.

“Ah.. ne.. aku tidak apa-apa.” Jawabku agak kaget.

 “Apa yang sedang kau pikirkan?” Tanyanya lagi. Aku jadi bingung harus menjawab apa.

“Aku..aku.. tidak memikirkan apa-apa kok sunbae.” jawabku lagi.

“Jangan memanggilku sunbae. Aku kadang tidak terlalu suka dipanggil sunbae. Jadi, panggil saja aku Oppa. Oke?” kata Myungsoo. Aku hanya mengangguk saja.

 Akhirnya sampai juga di rumahku. “Terima kasih , Myungsoo Oppa. Maaf membuatmu repot.” Kataku sembari tersenyum. “Sudah kubilang berkali-kali kau sama sekali tidak membuatku repot.” Katanya sambil membalas senyumku.

 “Kalau begitu aku pergi dulu. Sampai ketemu kapan-kapan lagi.” Katanya lagi. Mobilnya melaju dengan cepat, hingga akhirnya hilang dari pandanganku. Aku lalu melangkah masuk ke dalam rumah.

 “Kau habis darimana saja?” tegur seseorang. Aku sangat mengenal suara itu. itu adalah eonnieku. Jung Soo Yeon. Aku melihatnya tengah membaca sebuah majalah fashion terbaru di sebuah sofa ruang tamu. Ya, Eonniku itu merupakan seorang fashion freak. Tak heran dia selalu berpenampilan jauh lebih modis daripada aku. Sepertinya aku menghentikkan kegiatannya itu. Matanya lalu menatapku penuh curiga.

 “Aku baru saja pulang dari kampus eonnie.” Kataku sembari berlalu melewati Soo Yeon eonnie yang sedang membaca majalah fashion.

“Tadi itu siapa?” Tanya Soo Yeon eonnie lagi. Matanya mengerling nakal ke arahku.

Sial, dia berhasil membuat pipiku bersemu merah.

“Eonnie! Bisakah kau berhenti bertanya?” Tanyaku kesal. Soo Yeon eonnie pun menutup bukunya. Lalu melihat ke arahku dengan tajam. “YA! Aku ini eonniemu tau! Jadi, tinggal jawab pertanyaanku saja.. apa susahnya!” kata Soo Yeon eonnie.

 “Dia sunbaeku. Namanya Kim Myungsoo.” Kataku dengan kesal. Baru saja Soo Yeon eonnie mau berbicara, lagi-lagi aku berkata “Dan dia bukan namjachinguku.” Kataku lagi.

 Soo Yeon eonnie pun tidak jadi berbicara. Karena Soo Yeon eonnie sudah tidak bicara lagi, aku langsung pergi masuk ke dalam kamarku daripada di interogasi lebih lanjut olehnya. Akhirnya , aku memutuskan untuk tidur saja karena aku benar-benar lelah dan mengantuk sekarang.

 

 Keesokan harinya…..

             

Aku berjalan memasuki kampusku. Baru beberapa langkah seseorang memanggilku. Aku menoleh ke arah sumber suara. Aku tersenyum ketika melihat siapa orang yang memanggilku.

“Myungsoo Oppa.. ada apa?” tanyaku.

“Apa sepulang kuliah nanti, kau ada acara?” Tanya Myungsoo Oppa.

Aku menggelengkan kepalaku. Jantungku berdegup dengan keras dan berharap kalau Myungsoo sunbae akan mengajakku jalan-jalan.

 “Memangnya ada apa Oppa?” tanyaku lagi. Aku benar-benar penasaran saat ini.

“Kau mau kan jalan-jalan bersamaku..?” Tanya Myungsoo Oppa lagi.

Oh, yeah! Inilah yang kunantikan! Asyik! Akhirnya saat ini datang juga! Senang rasanya. Aku mengangguk senang. Wah.. aku benar-benar tidak menyangka. Myungsoo Oppa mengajakku berjalan-jalan. Ini benar-benar membuat hatiku semakin berbunga-bunga. Jadilah, setelah  jam kuliahku selesai.. aku dan Myungsoo Oppa pergi ke sebuah café. Kami mengobrol tentang banyak hal, dan ini benar-benar menyenangkan karenaaku bisa menghabiskan waktuku bersamanya.

Tapi, saat sedang asyik mengobrol .. ponsel Myungsoo Oppa berbunyi. Aku sempat melihat nama yang tertera di layar handphonenya.

Bae Suzy? Siapa itu? pikirku. Tidak mungkin kalau Suzy itu adalah pacarnya bukan? oh, tidak! Jangan sampai!

“Soojung, maaf  ya.. aku harus pulang sekarang. Temanku sedang tidak enak badan.” Kata Myungsoo Oppa.

“Tidak apa-apa Oppa.. pulanglah.” Kataku, aku tersenyum masam ke arahnya. Baru beberapa menit aku berbincang-bincang dengannya dan sekarang dia sudah meninggalkanku. Benar-benar menyebalkan.

 Myungsoo tersenyum padaku lalu beranjak pergi. Aku menghela nafas pelan. Masih terpikirkan olehk, siapa Bae Suzy itu. Karena tidak tahu harus berbuat apa,akhirnya aku memutuskan untuk pulang ke rumah.

Setelah kemarin kami berjalan bersama. Entah kenapa, aku merasa sekarang Myungsoo Oppa menjauhiku.

Ada apa dengannya? Kenapa dia menjauhiku? Pikirku.

Aku berjalan di sekitar kampusku. Oh ya.. besok kan hari natal! Aku akan memberi Myungsoo Oppa kejutan ah.. pikirku lagi.

“Soojung! Jung Soojung!” Panggil seseorang.

Aku berharap itu adalah Myungsoo Oppa. Tetapi, ternyata dugaanku salah. Itu adalah Lee Seungyeol, teman dari Myungsoo Oppa.

“Ada apa?” tanyaku.

“Apa kau sudah dengar kabar tentang Myungsoo?” tanyanya dengan pandangan serius kepadaku.

Pikiran-pikiran buruk mulai berkelebat dipikiranku. Aku menghela nafas dalam-dalam untuk menjernihkan fikiranku yang terlanjur sudah buruk ini.

“Kabar apa?” tanyaku penasaran.

Oh, tuhan semoga bukan berita buruk.

“Kau belum tau rupanya? Aku harap sekarang kau sudah tidak dekat lagi dengannya.” Kata seungyeol sunbae.

“Memangnya kenapa?” tanyaku makin penasaran.

“Dia itu sekarang sudah punya yeoja lain! Dan yeoja itu tinggal bersamanya.” Kata Seungyeol sunbae.

 Aku benar-benar kaget mendengar perkataan Seungyeol sunbae.  Perkataannya benar-benar berhasil membuat seluruh organ tubuhku tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya. Jantungku.. sesak sekali.. Kenapa aku tidak bisa bernafas..

Tidak mungkin kan semua ini? Sungyeol Oppa pasti berbohong padaku.

“Haha, leluconmu tidak lucu Oppa. Baru kemarin Myungsoo Oppa mengajakku pergi berdua. Tidak mungkin kalau dia memiliki yeoja lain kan? Kalau begitu, tidak mungkin dia berani mengajakku pergi keluar bersama.” Ucapku sembari tertawa sarkatis.

“Kau tidak percaya padaku? Kalau begitu buktikan saja besok kau sebaiknya datang ke rumahnya untuk membuktikan kebenaran omonganku. Tapi, aku sarankan kepadamu sebaiknya jangan mengikuti usulku tadi atau kau akan terluka.” Ucapnya lalu pergi meninggalkan aku.

Aku hanya terdiam dan terus memandang kosong ke arah punggung Sungyeol Oppa yang sudah berjalan menjauh dan benar-benar menghilang di kerumunan orang-orang.

Aku menghirup udara dalam-dalam, mencoba menambah supply oksigen ke otakku. Setelah berfikir sekian lama, akhirnya aku memutuskan membuktikan perkataan Seungyeol sunbae. Aku akan pergi ke rumah Myungsoo Oppa besok.

 

—–

 

 Aku berjalan menuju ke rumah Myungsoo Oppa.

Aku masih terus memikirkan perkataan Seungyeol sunbae.Aku terus berjalanhingga tanpa sadar aku sampai di sebuah rumah yang agak besar dan luas. Aku memencet bel rumah itu, aku benar-benar berharap yang keluar adalah Myungsoo Oppa. Tetapi, harapanku pupus begitu saja ketika , seorang yeoja yang sangat cantik membuka pintu rumah.

“Maaf, apa benar Myungsoo sunbae tinggal disini?” tanyaku pada yeoja itu.

Sekilas urat-urat dahinya mengerut, sepetinya dia heran akan kedatanganku.“Ya, benar. Tapi, Myungsoo Oppa sedang tidak ada. Mungkin sebentar lagi dia pulang” kata yeoja itu.

 “Oh ya, kita belum berkenalan. Namaku Jung Soojung. Aku.. temannya Myungsoo Oppa.” Kataku. Yeoja itu tersenyum “Aku Bae Suzy. Aku yeojachingunya Myungsoo.” Kata yeoja yang bernama Bae Suzy itu.

 Dadaku terasa begitu sesak. Hatiku terasa seperti ditusuk beribu-ribu pisau. Jadi, benar kata Seungyeol sunbae kalau Myungsoo Oppa sudah punya yeojachingu.

“Apa kau ada perlu dengan Myungsoo Oppa? Kalau kau mau kau bisa menunggunya. Mungkin sebentar lagi dia akan sampai.”tawar Suzy.

 Aku menggeleng. “Tidak perlu. Tolong kau berikan buku tugasnya yang kemarin tertinggal di sekolah.”

“Hanya ini? Apa ada yang lain? Kau benar-benar tak mau menunggu Myungsoo Oppa?” tanya Suzy sekali lagi.

Aku tersenyum masam ke arahnya. “Tidak, terima kasih. Aku memiliki keperluan lainnya. Terima kasih sebelumnya dan maaf mengganggu waktumu.” Ucapku.

Aku pun akhirnya pamit pulang. Lebih cepat pergi dari tempat neraka itu, lebih baik bagiku. Lebih mudah untukku untuk menahan air mata yang terus mengumpul di pelupuk mataku.

  Akhirnya , aku keluar dari rumah itu. aku pun langsung berlari menjauhi rumah Myungsoo Oppa. Myungsoo Oppa! Aku benar-benar membencimu! Jadi, karena inikah kau sekarang menjauhiku?! Aku membencimu!! Rutukku dalam hati.

 Tepat pada saat itu juga, natal tiba. Ini benar-benar natal yang paling buruk bagiku! Aku benci natal hari ini!! Batinku dalam hati.

Air mataku terus mengalir deras. aku bahkan tidak tau harus melakukan apalagi. ini semua adalah mimpi buruk di hari natal. Mimpi buruk yang sangat nyata, mimpi buruk yang sebisa mungkin ingin kukubur dalam-dalam.

Flashback End

Myungsoo.. dia cinta pertama yang menyakitkan bagiku.. Aku terus menangis diantara tumpukan-tumpukan salju yang memenuhi jalanan kota Seoul. Aku hanya tersenyum miris ketika melihat sepasang kekasih yang tengah menikmati malam natal yang menyenangkan bagi mereka, tapi tidak bagiku. Tanpa sadar kakiku menuntunku ke arah sebuah gereja. Aku duduk di sebuah tempat duduk yang terletak di depan gereja itu. Hatiku miris ketika orang-orang tertawa bahagia menyambut malam natal, sangat kontras dengan keadaanku sekarang. Lagu-lagu yang menyuarakan kebahagiaan akan datangnya Natal terus berkumandang. Orang-orang bergembira dan tertawa senang. Mereka saling berbagi kebahagiaan. Sedangkan aku? Apa yang akan kubagi? Kebahagiaan? Omong kosong! Hanya kesedihan yang dapat kubagi.

Aku terus meneteskan air mata yang mengalir dari mataku. Aku berharap saat ini hujan akan turun karena akan menyamarkan air mata yang terus mengalir. Aku tidak ingin menjawab pertanyaan orang-orang yang heran akan keadaanku. Aku tidak ingin bercerita karena pasti aku akan mengingat kejadian yang memilukan itu.

Kim Myungsoo.. Bagus! Kau sudah membuat luka natal di hatiku.

=THE END=

3 thoughts on “The Nightmare on Christmas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s