Tentang Kita (Krystal Version)

tentang kita WooStal

AUTHOR              : ZALUKHU

RATING                : G

GENRE                  : ROMANCE

LENGTH                : FICLET (-2000 WORDS)

CAST                      : KRYSTAL JUNG, NO MINWOO “BOYFRIEND”

DISCLAIMER

Cerita ini murni milikku. Begitu pun dengan Artnya.

Segala kesamaan baik dari segi judul, cast dan semacamnya 100% bukan unsur kesengajaan

NO BASHING! NO PLAGIATOR! TYPO? itu pemanis😛

READ THIS TOO

SUMMARY

Semua orang punya kisah cintanya sendiri. Begitu juga kita

Polos, kekanak-kanakan, dan itulah kisah kita…

= TENTANG KITA :: JUNG KRYSTAL-NO MINWOO =

“Kenapa malam ini tak ada satu pun bintang?” lirih seorang gadis menatap langit hitam polos di atasanya. Ia mengusap-usapkan tangannya yang terbungkus sarung tangan  pada lengannya berharap dapat menciptakan rasa hangat. Badannya sedikit condong lalu menoleh ke arah kiri dengan wajah gelisah berharap orang yang sejak tadi ia tunggu akan datang.

“Klee! Sudah lama menunggu?” teriak seseorang langsung membuatnya memutar kepala. Sebuah senyuman langsung menyambut pandangannya. “Maaf membuatmu kedinginan disini” ujar namja itu berjalan ke hadapan gadis yang dipanggil Klee itu. Tangannya menengadah dan menangkupkan pipi tirus gadis tersebut. “Sudah hangat?”

Klee hanya mengangguk pelan. Meski sudah sering diperlakukan seperti itu. Jantungnya tetap berdebar saat perlakuan romantis itu diperolehnya. Namja itu terkekeh. Ia tahu benar kalau saat ini gadis dihadapannya tersipu.

Kajja!

“Kita mau kemana? Tidak mau minum kopi dulu?” tawar Klee saat pria itu menarik tangannya memaksanya untuk berjalan mengikutinya. Klee sedikit kecewa saat mereka berdua melewati kedai kopi terdekat. Ayolah! Gadis itu hampir mati beku setelah menunggu dua jam. “Minnie~” namja itu mengacuhkan rengekkannya. Ia mendengus lalu sedetik kemudian ikut menyeret langkahnya mengikuti sosok ‘Minnienya’.

= TENTANG KITA :: JUNG KRYSTAL-NO MINWOO =

“Ah! Seharusnya kau melangkah sedikit lebih cepat Klee!! Aku jadi tidak dapat barangnya! Kau lelet sih!” keluh namja itu berjalan lebih dulu. Klee yang sejak tadi menekuk wajahnya langsung menganga. Bagaimana bisa namja ini menyalahkannya setelah membuatnya menunggu selama dua jam di penghujung musim dingin tanpa tawaran kopi sebagai permohonan maaf? “Tuh kan! Ayo!! Aku tidak mau kehabisan barang itu lagi! Masih ada satu toko lagi yang harus kita datangi Klee! Itu pun jika langkahmu bisa cepat lima kali dari yang sekarang. Jadi ayo!”

Gadis itu merutuk. Ia menyumpahi dirinya yang bisa mencintai pria tidak peka ini. Sungguh ia langsung berpikir ulang. Melakukan review, hal apa saja yang membuatnya bisa menerima pernyataan cinta namja kaku ini. “KRYSTAL JUNG! Palli!!”. Ia hanya bisa memejamkan matanya jengah lalu menghentakkan langkah pertamanya menuju sosok pria yang sudah berjarak beberapa centi didepannya sambil menarik nafas.

Semoga aku tidak meledak disini Tuhan!—batinnya

= TENTANG KITA :: JUNG KRYSTAL-NO MINWOO =

“Minnie~~~” nan begoppa~~” rengek Krystal memasang jurus buing-buingnya. Tangannya memeluk erat lengan sang pria yang terlihat gelisah menatap jam tangan sporty berwarna biru tuanya. Sangat cocok dengan hoodie tebal berwarna kuning dengan aksen hitam ditepian resletingnya. “Minnieeee~~”

“Klee!! Ku mohon! Percepat sedikit langkahnya! Atau kita benar-benar tidak akan mendapatkan benda itu! Kajja!!” tarik pria itu bersiap menyeret langkah Krystal yang sudah semakin melambat. Krystal diam. Ia tak bergeming. “Klee!!”

“Minniee… tapi aku lapar! Kau belum menepati janjimu untuk mentraktirku dengan ddeobokki manis! Bagaimana kalau sekarang saja? Aku yakin warung ahjumma langganan kita belum tutup. Eo? Eo?” Krystal terus merengek berharap namja itu menurutinya.

Anio! Itu bisa lain kali Klee! Sekarang kita harus memburu benda itu dulu! Itu limited edition Klee!!”

Dan akhirnya kesabaran Krystal sudah mencapai batas maksimal. Ia menghempaskan keras tangan kekasihnya yang sudah bersiap menyeret gadis itu. Pria itu terdiam lalu menatap gadisnya yang sudah memasang tatapan tajam dengan muka merah padam.

Waeyo? Aihh… palli. Aku ti…”

“Terserah dengan benda limited edition mu itu No Minwoo!!! Kau sejak tadi terus saja menyeretku tanpa tahu bahwa aku keberatan. Kau selalu meributkan benda mu itu tanpa menghiraukan tubuhku yang mati beku karena kedinginan. Kau hanya peduli dengan benda yang bahkan tidak jelas kegunaannya apa. Berhentilah bertingkah seperti anak-anak! Jangan mengajakku berburu Pikachu bodohmu itu!!” teriak krystal dengan nada bergetar. Matanya memanas menahan kekecewaannya.

Minwoo terdiam. Sungguh ia tidak menyangka Krystal akan semarah ini. Ia tahu, ia sadar kalau gadis itu kesal karena ulahnya. Tapi ia tak menyangka bibir gadis itu akan mengucapkan kalimat itu disaat yang seperti ini. Sungguh apa yang diucapkan gadis itu bukanlah sesuatu yang benar. Apa gadis itu tidak ingat kenapa ia melakukan ini?

“Hiks Seharusnya aku mengatakan ini dari awal. AKU BENCI SIKAP KAKU MU YANG TIDAK PEKA ITU NO MINWOO! AKU KESAL MELIHAT WAJAH CUEK MU ITU! AKU BENCI KAU YANG TIDAK LEBIH PERHATIAN DARI SEORANG BRANDALAN KIM JONG INI ITU! AKU BENCI!” pekik Krystal sekeras mungkin. Ia tak menghiraukan berpasang-pasang mata disekitarnya. Ia kesal karena namja itu tak bereaksi sedikit pun. Ia justru tersenyum lalu berjalan menghampiri Krystal.

“Begitukah? Arraseo. Mianhae karena aku tidak lebih baik dari brandalan itu untukmu. Na kandda” ujarnya lalu kemudian berjalan memunggungi Krystal. Gadis itu sedikit tersekesiap saat melihat senyum Minwoo terkembang tanpa tahu bahwa ada sebuah wajah kecewa disana. Memangnya namja mana yang suka gadisnya membandingkannya dengan pria yang nyaris pernah membuat Kleenya ini menjadi kekasih Kim Jong In— sunbae sekaligus saingannya yang brandalan dengan sejuta pesona itu. Gadis itu tercengang dengan air matanya yang semakin deras. Sungguh ia tak menyangka ekspresi kekasihnya bernama No Minwoo yang sudah mengisi hari-harinya sepanjang dua kali musim dingin ini akan berakhir begitu saja karena anime bodoh bernama Pikachu itu tanpa upaya pertahanan sedikit pun. Sungguh ia merutuki sosok yang kini semakin menjauh dari pandangannya.

GEURRAE!! Ka!! Ka!! Jangan kembali lagi!!!” pekik Krystal keras. Ia langsung saja berbalik meninggalkan tempat itu entah kemana.

“Aku benar-benar membencimu NO MINWOO. Hiks hiks!” tangis Krystal. “Sekarang aku tahu kenapa Sica eonnie membenci hubungan dengan pria yang lebih muda” rutuknya menyesali kekasihnya yang memang lebih muda satu tahun darinya itu.

= TENTANG KITA :: JUNG KRYSTAL-NO MINWOO =

Pabbo! Hiks hiks dasar No Minwoo pabbo!!!” rutuk Krystal menghentak-hentakkan kakinya ke tanah. Sesekali ia nyaris terungkur ketika ujung ketsnya menyandung kerikil kecil. Air mata dimatanya masih tumpah. Rambutnya yang tadi digerai manis dengan sematan pita kecil kini sudah tak terurai rapi lagi. Bahkan jepitan kado Minwoo seminggu yang lalu itu sudah menjuntai melorot ke bagian bawah rambut bergelombangnya. “Pabbo!! Pabbo!! Pabbo!!! Hiks hiks”

Krystal terus menunduk. Ia menggerutu tidak jelas entah kemana. Kakinya juga tidak mau berhenti meski sejak tadi sudah terasa pegal. Ia tidak peduli yang jelas ia hanya ingin mengutuk si bodoh Minwoo yang selalu menanggapi serius ucapannya.

BRUK

Krystal jatuh terduduk saat seseorang menabraknya. Ia sedikit meringis saat pantatnya menyentuh jalanan berkerikil dibawahnya. Ia mendongak dan mendapati orang yang menabraknya langsung pergi setelah mengucapkan sekali kata maaf. Dan tiba-tiba…

“HOWAAAAA!!!! HIKS HIKS Ya!! No Minwoo!! Nappeun Nom!!! Bagaimana bisa kau pergi begitu saja setelah aku mengatakan hal itu? Hiks hiks howeee!!! Seharusnya kau tahu kalau aku tidak pernah sungguh-sungguh ingin melakukan itu!! Hiks hiks!! Nappeun jashik!! Nappeun neo!!! Howeee…” tangisnya pecah. Ia tidak peduli. Lagi pula disini sepi.

Sepi? Oh tidak! Krystal langsung saja melirik jamnya. Astaga! Ini sudah nyaris tengah malam. Kepalanya langsung mengedar menelaah keadaan sekeliling. Seketika rasa takut langsung menyergapinya tatkala ialah satu-satunya yang ada disana.

ANDWEYO!! Huwaaa Minnie-aa!!! Dweorrawa!!! Jangan tinggalkan aku!! Hiks hikss bodoh! Aku… kau bahkan tahu kalau aku selalu mengatakan hal-hal ‘muntahan’ seperti itu saat marah. Tapi kenapa kau pergi? Hiks hiks!! Kau bahkan tersenyum seperti itu. Kenapa begitu?? Hiks hiks! Ya! No Minwoo Bogoshipposeo!!” pekik Krystal mulai menggerakkan kakinya layaknya anak kecil. Ia terus saja menangis. Sesekali ia meringis saat hawa dingin menyergapinya.

“Huwaa! Pabbo!! Ya No Minwoo!!! Mianhandageuyo! Sungguh aku merindukanmu! Kembalilah! Jemput aku! Aku takut. Disini gelap! Hiks hiks.. jebbal…”

“KLEE!! APA ITU KAU?!! KLEE?!!”

Krystal langsung menghentikan raungannya. Ia terdiam namun tak menoleh ke belakang ke arah suara itu. Ia ragu antara ilusi karena ketakutannya atau namja itu benar-benar kembali. “Krystal Jung?!”

“…”

“Klee?”

“…”

YA JUNG SOO JUNG NOONA!!! Palli jawab aku!!!”

“hiks hiks”

“KLEE!!” Minwoo langsung saja berlari saat isakan itu terdengar. Ia langsung berjongkok menghadap Krystal yang sekarang menunduk dengan bahu bergetarnya. “Ah syukurlah! Sudah kuduga kau masih disini. Gwen…”

“HOWEEE!! NEO ODINANYAGEOOOOO??? Hiks hiks” Krystal langsung merengkuh Minwoo membuat namja itu langsung terduduk ditanah akibat kakinya yang berjongkok hanya ditumpu ujung kakinya. Ia mengusap pelan kepala Krystal berharap kekasihnya itu dapat tenang. “Kenapa kau baru kembali? Hiks hiks? Kau tidak tahu kalau aku ketakutan? Hiks hiks. Nappeun namja!” isak Krystal semakin memeluk erat tubuh namjanya saat Minwoo merengkuhnya semakin dalam.

Mianhae…. jeongmal mianhae

“Howeeeee!!!!” Krystal kemabli menangis. Minwoo langsung kelabakan, ia menjadi berpikir dengan wajah polosnya apakah ia telah melakukan sebuah kesalahan. “Pabbo! Pabbo!!” pekik Krystal melepas pelukannya dan memukul pelan bahu Minwoo. Namja itu meringis namun tak menepisnya. Berharap setelah itu Krystal akan tenang. “Dasar namja bodoh!! Kenapa kau selalu seperti ini, hah? Bersikap cuek seolah tak terjadi apa-apa. Kau selalu kaku hingga membuat ku merasa tengah berpacaran dengan sebuah patung kayu. Kenapa? Kenapa?”

Mianh…”

“Dan bodohnya aku justru tidak bisa lepas dari namja kayu ini! Setiap kali aku melontarkan keluhanku atas sikapmu. Menuntutmu untuk lebih baik dan marah bahkan karena itu adalah karena kesalahanku. Kau selalu menjadi pihak pertama yang berbalik dan meminta maaf padaku. Neo pabbo anya? Hiks hiks”

Minwoo terdiam. Sungguh ia tidak menyangka kalau Krystal tak seegois itu. Ia tahu itu. Sangat tahu. Ia usap kepala Krystal lalu mengecupnya singkat.

“Aku memang bodoh, karena tidak pernah bisa memuaskan hasrat romantisme untuk Krystalku. Entah sudah berapa kali kilauanmu meredup karena kekakuanku yang tidak pernah tahu sinyal-sinyal kekecewaanmu” ujar Minwoo menangkupkan wajah Krystal. Ia menatap lekat mata hitam kecoklatan yang basah itu dengan lembut dan sukses mengunci Krystal yang masih segugukan. “Tapi aku senang karena aku bodoh makanya selalu menjadi pihak pertama yang berbalik memohon maaf. Karena aku tahu seperti itulah Krystal Jung menyukaiku. Seperti itu lah Krystal secara tidak langsung mengoreksi kekuranganku untuk membuatku lebih baik. Karena kau krystal Jung ku yang punya cara berbeda, cara istimewa dan cara terbaik untuk membuatku lebih baik agar hubungan kita menjadi istimewa”

Krystal mematung. Sungguh ia tak percaya kalau namja didepannya ini lebih muda darinya. Ia tak percaya, kalau junior yang dengan beraninya menyatakan perasaannya saat upacara kelulusan Krystal ini bisa memiliki pemikiran lebih dewasa darinya itu. Ia benar-benar harus berpikir dua kali atau mungkin menanyakan pada orang tuanya apakah benar ia sudah berusia 19 tahun?

“Karena itu, mianhae karena aku masih belum bisa lebih baik dari si berandalan Jong In hyung itu. Kunde gomawo, karena kau telah memilihku dan mencintaiku melebihi kekagumanmu pada berandalan itu” ujar Minwoo mengerling menggoda. Ia masih ingat bagaimana dulu kekasihnya itu memuja teman seangkatanya yang menjadi flower boy itu. Krystal terdiam masih segugukan saat ia menangkap kerlingan itu. Ia tersenyum lalu memukul pelan dada Minwoo.

“Lalu kenapa kau baru kembali sekarang? Seharusnya kalau kau tahu aku tidak bermaksud begitu, kau langsung berbalik dan memelukku. Kau tidak tahu, badanku sudah merah semua karena nyamuk? Dan lihat! Aku yakin sudah banyak luka lecet di kakiku. Kau tidak tahu ka…”

CHUUU~~~

Krystal terdiam saat tangan Minwoo sudah mengalungi lehernya. Namja itu mengecup pelan-pelan setiap inchi bibir Krystal. Krystal yang tadi membelalak langsung menutup matanya dan membalas perlakuan Minwoo. Dalam posisi aneh ini. Di jalan berkerikil ini untuk pertama kalinya selama dua tahun No Minwoo mengecup bibir seorang Jung Krystal. Hei! MINWOO yang memulai, kan???!!! Astaga!!

Saranghaeyo, Ju… Anio! No Soo Jung!” ujarnya menarik Krystal berdiri. Krystal tersipu malu. Sungguh ia ingin mengatakan pada eonnienya untuk menarik kembali penilaiannya terhadap pria yang lebih muda. Ini menyenangkan! Ini memabukkan!

“Cih ! Kau sudah dewasa yah sekarang!” Minwoo tersenyum kikuk ia lalu menggaruk kepalanya yang tak gatal. Krystal terkekeh sungguh ia gemas melihat sisi kekanak-kanakan Minwoo yang hanya muncul 0,1 banding 1000 dengan Krystal yang hampir setiap saat memperlihatkannya. “O! Ige…” Krystal tersentak saat sesuatu sudah ia dapati melingkar dilehernya. Sebuah benda keperakan berkilauan dengan liontin kristal sedikit kebiruan ditengahnya. “Apa ini?”

“Aku berhasil mendapatkannya di toko terakhir!”

“Ne?”

“Iya! Selama kau menyuruhku pergi tadi, aku tidak benar-benar pergi meninggalkanmu. Aku hanya memanfaatkan itu agar kau beristirahat dan membiarkanku mencarinya sendiri. Dan.. Ja jjang!!, kalung limited edition impian My Krystal No selama  beberapa bulan terkabul disaat yang tepat!”

Krystal menganga. Bagaimana bisa namjanya ini tahu? Padahal ia hanya diam-diam menyukai kalung itu. Itu pun ia lihat di katalog beberapa waktu lalu bersama Jessica, eonnienya.

“Darimana kau tahu aku mengincar ini?” tanya Krystal dengan mata berbinar sekaligus penasaran. Minwoo tersenyum puas lalu mengusap kepala Krystal dan membawanya kedepan dadanya.

“Rahasia! Kau suka? Itu hadiah”

“Hadiah?” Krsytal tersenyum sambil menatap Minwoo. “Aku menyukainya. Tapi dalam rangka apa?”

“…”

“Minnie?”

“Kau tidak ingat?”

“Em?”

“Sepertinya sekarang giliranku yang marah!!” ujar Minwoo langsung berjalan gontai meninggalkan Krystal yang masih senyam-senyum sendiri. Sedetik kemudian Krystal membelalak melihat tulisan dibelakang liontinnya.

“ASTAGA!! AKU LUPA!!! MINNIEEEE… TUNGGU AKUUU!!!”

~ M.K 3th ~

END

 = TENTANG KITA :: JUNG KRYSTAL-NO MINWOO =

Hai! Hai!

Zalukhu imnida!! 93’s. Terima kasih sudah berkenan membaca Ficlet ku yang kelewat abal ini. Hohoho, ini adalah postingan pertama aku di Rumah imajinasinya Fx. Maaf jika seandainya terlalu biasa atau terlalu cepat alurnya. Maklum aja namanya juga Ficlet. Hehehehe

Ohya! FF ini rencananya akan aku buat series lain dengan main cast tentu saja para member Fx tercinta kita. Tenang aja ceritanya gak bakalan berkaitan kok. FF Tentang Kita ini juga merupakan lanjutan dari ‘Tentang Kita’ lainnya dengan cast selain Fx nah, mungkin ada beberapa dari FF inilah yang akan berkaitan.

Hem, sekian aja deh. Sekali lagi makasih yah udah mampir kesini dan baca Ficlet aku. Jangan lupa Komen yah😀

Fx JJANG!

10 thoughts on “Tentang Kita (Krystal Version)

  1. Pingback: [Freelance] Tentang Kita | EXO Fanfiction World

  2. Eon~ ini bagus bgt, sukses buat aku senyum2 sendiri bacanya😀

    Ah iya, salam kenal ya eon~
    EShyun imnida ^^ aku admin baru disini, hehe😀

    • Ahahahaha
      makasih^^
      kirain flat aja hehehehe
      ne kenalin juga author baru disini😀
      Zalukhu imnida, panggil Ju aja#nyambung kemane hehehehe

  3. Kyaaaa kyaaa… ceritanya manisss…^^
    ehh.. kebetulan ada Minwoo disini, dan karakter Minwoo emang cucok banget disini…. type cowok daku hehehe …*plak#gampar

  4. Anyeong author-nim!!!*Bow
    fanficnya seru bangeeeeet! apalagii Kryssie ultimate biasku :3
    Minwoo-kryss? baru denger sih.. tapii oke juga! Minwoo kan.. Imut-Imutt gimanaaaa gitu😄

    bikin lagii yaa Author-nim! dg maincast Krystal tapii/modus😄
    Minwoo-Kryss JJANG!!!!

    • hahaha
      ne… aku udah bukin yang krystal juga kok
      klo pengen baca karya aku soal krystal mampir aja di wp aku
      ada di blogroll ‘author’s blog’ ^^
      makasih udah komen🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s